dotgo.id

dotgo.id

ADVERTISEMENT

Search This Blog

Powered by Blogger.
Klinik Angsana Kalijati Laboratorium Klinik Kesehatan di Kalijati-Purwadadi Subang Jawa Barat

On December 17, 2018 with No comments

Klinik Angsana adalah sebuah fasilitas publik yang melayani kebutuhan dan akses kesehatan masyarakat di seputaran wilayah Kecamatan Kalijati dan Purwadadi Subang Jawa Barat. Selain sebagai laboratorium klinik, di Klinik Angsana juga terdapat apotek yang cukup lengkap.
Angsana laboratorium klinik, pusat pelayanan kesehatan masyarakat di kalijati subang
Klinik Angsana Laboratorium klinik di Kalijati Subang
DOTGO.ID. Kesehatan. Masyarakat Kalijati dan Purwadadi Subang yang ingin mendapatkan pelayanan atau fasilitas kesehatan bisa datang ke Klinik Angsana di Jalan Raya Kalijati-Purwadadi, tepatnya Kaliangsana Kalijati Subang.

Selain menyediakan fasilitas kesehatan berupa laboratotium klinik untuk mendiagnosa bermacam penyakit secara lebih seksama, di Klinik Angsana juga ada praktek dokter umum dan apoteker.

Bagi masyarakat yang memeriksakan kesehatan di Klinik Angsana tak perlu repot mencari obat, karena bisa langsung menebus resep obat di Apotek Angsana. Terkecuali jika stok abat yang dibutuhkan memang sedang tak tersedia.

Untuk melayani kebutuhan kesehatan masyarakat di seputaran wilayah Kalijati, Purwadadi Subang dan sekitarnya, Angsana Laboratorium Klinik menyediakan praktek dokter umum dari mulai hari Senin hingga Sabtu.

Pelayanan paraktek dokter umum di Klinik Angsana ini berlangsung dari sejak pagi hingga malam hari. Sementara pada hari Minggu dan Hari Libur Nasional (tanggal merah) praktek dokter di Klinik Angsana Kalijati tutup.

Setiap Hari Senin sampai Sabtu dari jam 8 pagi sampai jam 11 siang, pasien akan dilayani oleh dr. Asih Sri Yamtini. Sementara saat sore hari selepas asar mulai jam 16.30 (setengah 5) sampai pukul 20.00 WIB (jam 8 malam) akan dilayani oleh dr. D. Dimas Sariutomo.

Selain itu, ada juga praktek apoteker yang ahli dalam bidang obat-obatan yakni Dameria Br Singarimbun, S.Far,. Apt, yang membuka praktek pada hari Senin, Selasa, Rabu, Jumat dan Sabtu, mulai jam 8 pagi sampai jam 12 siang.
Kantor BPJS Kesehatan Kabupaten Subang Jawa Barat
Lokasi Klinik Angsana di Jalan Raya Kalijati KM 3 ini sangat strategis karena berada di jalan utama Kalijati-Purwadadi dan cukup dekat dengan Gerbang Tol Kalijati. Klinik Angsana Kalijati bisa dihubungi di nomor telepon 0260-460052. mch/baim
Misteri Pabrik Tua Bersejarah di Sang Hyang Seri Sukamandi Ciasem, Tempat Angker di Subang

On December 16, 2018 with No comments

Pabrik tua di Sang Hyang Seri Sukamandi Ciasem disebut-sebut sebagai salah satu tempat yang cukup mistis (angker) di wilayah Kabupaten Subang bagian utara (Pantura). Pabrik yang diambil alih oleh PT Sang Hyang Sri pada tahun 1971 ini sebelumnya adalah milik perusahaan perkebunan swasta Inggris, yakni Pamanoekan & Tjiasem atau P & T Landen.
Pabrik tua di sang hyang seri sukamandi ciasem tempat yang angker di subang
Gudang pabrik tua bersejarah yang angker di Subang
DOTGO.ID. Tjiasem. PT Sang Hyang Seri (Persero) adalah sebuah perusahaan negara yang bergerak di bidang pembenihan, hasil pertanian, sarana produksi pertanian, pengolahan lahan pertanian juga penelitian dan pengembangan. PT Sang Hyang Seri berdiri sejak 1971.

PT Sang Hyang Seri didirikan berdasar pada PP No. 22 Tahun 1971. Selain kantor pusat di Jakarta, PT Sang Hyang Seri juga memiliki beberapa aset di daerah seperti di wilayah Bogor dan juga di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Di Subang, PT Sang Hyang Seri menempati lahan yang cukup luas tepatnya di Desa Sukamandi Kecamatan Ciasem. Sebelumnya, lahan yang dikelola oleh Sang Hyang Seri ini adalah milik perusahaan perkebunan swasta Inggris, yang dibangun sejak pertengahan tahun 1920-an.

Area Sang Hyang Seri Sukamandi sendiri adalah kawasan produksi berupa pabrik, lengkap dengan kantor dan perumahan (untuk karyawan). Mayoritas bangunan yang ada di Sang Hyang Seri Sukamandi bergaya arsitektur Eropa, dengan pepohonan besar di sekelilingnya.

Dari sekian banyak bangunan, ada beberapa bangunan yang sudah sejak lama menyita perhatian masyarakat sekitar, yakni bangunan pabrik tua dan juga gudangnya. Di era 1940-an, pabrik ini diketahui memproduksi tepung tapioka.

Sepintas, tak ada yang aneh dengan bangunan pabrik berikut cerobong asap yang menjulang tinggi maupun dengan gudang tua yang ada di sebelahnya. Pada siang hari, di area ini cukup ramai oleh aktivitas produksi PT Sang Hyang Seri.

Namun demikian, cerita horor nan mistis di pabrik tua ini sudah sangat melegenda dan dikenal luas oleh masyarakat. Sudah sejak lama masyarakat sekitar mengenal keangkeran pabrik tua di Sang Hyang Seri Sukamandi ini.

Menurut cerita yang berkembang, ada beberapa warga yang mengaku pernah melihat penampakan ular besar yang melilit cerobong asap pabrik. Konon, ular tersebut diyakini sebagai ular jadi-jadian atau ular gaib.

Cerita seram lainnya menyebutkan, saat malam hari kerap terdengar aktivitas pabrik, padahal saat itu pabrik tidak sedang berproduksi. Jika dilihat lebih seksama, suasana di sekitar pabrik yang dikelilingi pohon-pohon tua ini memang nampak memiliki aura yang berbeda.

Cerita horor di Sang Hyang Seri Sukamandi yang tak kalah menyeramkan juga terdapat di area gudang. Saat memasuki area gudang, akan nampak tulisan 1924 dan 1925 yang menjadi penanda pembangunan dari dua gudang tersebut. 

Karena cerita horor tersebut, tak sedikit masyarakat yang merasa penasaran untuk melihat langsung. Beberapa ahli supranatural termasuk juga acara tv untuk uji nyali pernah mendatangi tempat ini untuk mencari bukti.

Menurut seorang petugas keamanan, cerita horor di Sang Hyang Seri Sukamandi memang bukan isapan jempol. Saat memasuki malam hari, suasana di bangunan kuno yang dikelilingi pohon-pohon besar berusia tua ini nampak menyeramkan.

"Kalau masuk ke cerobong asap (pabrik) itu ada genangan air seperti sumur, aneh memang. Kalau gudang hanya digunakan untuk menyimpan barang, suasananya cukup seram kalau malam. Di gudang lain (bertuliskan 1925) malah banyak kelelawar. Ada ratusan kelelawar besar (lalay badot) bersarang di situ," ujarnya.

Petugas keamanan sendiri tak melarang warga yang ingin melihat-lihat suasana pabrik tua dari luar. Namun mereka wanti-wanti agar warga tetap sopan dan tak mengeluarkan kata-kata aneh atau kotor. "Jangan ngomong sompral (sombong) di sini."

Saat memasuki kawasan PT Sang Hyang Seri yang berlokasi di belakang Pasar Sukamandi, akan langsung nampak deretan bangunan-bangunan tua dengan gaya arsitektur Eropa, juga pepohonan besar di sekelilingnya. Sebelum masuk kawasan ini, warga harus minta izin pada petugas.
Tempat angker di Subang pabrik tua Sang Hyang Seri Sukamandi
Meski konon angker, namun area Sang Hyang Seri Sukamandi yang merupakan kawasan peninggalan bersejah di Subang utara (Pantura) ini sangat ideal untuk dijadikan cagar budaya atau pun tempat wisata bersejarah yang edukatif. mch/baim
Bebek Ali Bandung Borromeus Kuliner Bebek Goreng Ayam Nikmat harga Hemat

On December 16, 2018 with No comments

Bebek Ali adalah salah satu gerai kuliner paling pavorit yang berlokasi di seputaran Dago, persisnya di sekitar Rumah Sakit Borromeus. Bagi sebagian orang, sajian kuliner Bebek Ali ini dianggap sebagai salah satu kuliner bebek dan ayam juga lele goreng paling nikmat di kota Bandung.
Bebek ali borromeus bandung bebek goreng dan ayam goreng nikmat harga hemat di bandung
Bebek Ali Borromeus Bandung rasa lezat harga hemat
DOTGO.ID. Kuliner. Bandung adalah salah satu kota wisata dan kota jasa yang paling dikenal di Indonesia. Selain wisata belanja, kota Bandung juga dikenal karena kulinernya, salah satunya adalah gerai kuliner Bebek Ali Borme (Borromeus).

Bebek Ali sendiri menyediakan beberapa menu khas seperti bebek goreng, ayam goreng dan lele goreng, dengan menu tambahan berupa tahu dan tempe goreng.

Cita rasa Bebek Ali sendiri sangat populer karena sambalnya yang khas. Meski terasa cukup pedas bagi sebagian orang, namun sambal di warung Bebek Ali ini terasa pas di lidah.

Selain cita rasa bebek, ayam, lele, tahu dan tempe goreng yang memang nikmat, harga yang ditawarkan warung Bebek Ali Borme ini juga terbilang sangat terjangkau untuk semua kalangan.

Pada jam-jam tertentu khususnya saat makan siang, gerai kuliner Bebek Ali Borme akan dipenuhi oleh para pengunjung mulai dari pegawai kantoran, wisatawan, mahasiswa atau pun masyarakat biasa.

Warung kuliner Bebek Ali yang terdiri dari bangunan tiga lantai ini pun akan terasa penuh sesak. Pada saat-saat tertentu pengunjung bahkan harus rela antri.

Saat ini, warung kuliner Bebek Ali (sudah pindah) berlokasi di Jalan Teuku Umar No 6/60 Kota Bandung, persisnya antara Unpad (Universitas Padjadjaran menuju Jalan Djuanda (Dago), tak jauh dari RS Borromeus.

Selain bisa datang langsung ke warung Bebek Ali, para pelanggan juga bisa memanfaatkan jasa go food. Kuliner Bebek Ali Borromeus Bandung juga bisa dihubungi di nomor telepon 0817 2344 342 dan 0822 1412 4985.
Menu kuliner khas Bebek Ali Bandung Borromeus
Sebelumnya, Bebek Ali sendiri membuka gerai kulinernya di salah satu jalan yang menjadi akses masuk ke Rumah Sakit Borromeus. Karenanya, sebagian masyarakat lebih mengenalnya sebagai Bebek Ali Borromeus (Borme). mch/baim
Rumah Makan Mang Yeye Kalijati Subang Kuliner Sunda Ayam Goreng Nikmat Harga Hemat

On December 15, 2018 with No comments

Rumah Makan Mang Yeye adalah salah satu rumah makan paling populer di Subang yang berlokasi di Jalan Raya Kalijati Subang Jawa Barat. Rumah Makan Mang Yeye sangat dikenal karena menu kuliner ayam goreng dan es kelapa muda yang nikmat dengan harga yang cukup hemat (murah) dan terjangkau.
Kuliner enak dan murah di subang rumah makan mang yeye kalijati
Rumah Makan Mang Yeye Kalijati Subang Jawa Barat
DOTGO.ID. Kuliner. Subang adalah sebuah daerah di Jawa Barat yang cukup populer karena keberadaan beberapa tempat wisata. Subang yang kerap menjadi daerah tujuan utama wisata ini juga memiliki beragam tempat kuliner populer diantaranya Rumah Makan Mang Yeye.

Rumah Makan Mang Yeye sendiri adalah sebuah rumah makan khas Sunda yang berlokasi di Jalan Raya Kalijati-Subang. Rumah Makan Mang Yeye saat ini sudah menjadi salah satu ikon kuliner populer di Subang.

Saat memasuki akhir pekan atau musim liburan, Rumah Makan (RM) Mang Yeye akan selalu dipenuhi oleh para pengunjung, baik itu wisatawan dari luar daerah maupun warga seputaran Subang sendiri.

RM Mang Yeye Kalijati sendiri menyajikan kuliner khas Sunda dengan cita rasa yang khas dan melegenda. Karenanya, tak sedikit pula para pecinta kuliner yang mengaku sudah sejak lama berlangganan makan di RM Mang Yeye tersebut.

Saat singgah di RM Mang Yeye, pengunjung akan langsung disajikan hidangan khas Mang Yeye berupa nasi panas (ngebul) dalam bakul kecil dan aneka lauk pauk, terutama ayam goreng dan sambal khas Rumah Makan Mang Yeye Kalijati.

Selain ayam goreng sebagai menu (utama) paling populer, RM Mang Yeye juga menyediakan aneka hidangan lauk dari mulai gepuk daging, pepes ikan, pepes belut, bakwan jagung, tempe dan tahu goreng, semur jengkol hingga karedok.

Tak ketinggalan pula sambal khas Rumah Makan Mang Yeye yang terkenal pedas namun sangat terasa nikmat di lidah. Selain sambal, aneka macam lalapan juga akan turut dihidangkan.

Puas dengan sajian ayam goreng dan sambal pedas khas Mang Yeye, pengunjung bisa langsung memesan segelas es kelapa muda asli yang rasanya sangat menyegarkan. Es kelapa muda di RM Mang Yeye rasanya sangat proporsional dan pas di lidah.

Soal budget, Rumah Makan Mang Yeye mematok harga yang relatif sangat terjangkau untuk semua kalangan. Tak mengherankan jika setiap harinya Rumah Makan Mang Yeye hampir selalu dipenuhi oleh para pelanggannya.

Selain aneka hidangan yang nikmat dengan harga hemat, pengunjung juga bisa memilih tempat makan dari yang duduk di kursi dengan meja, atau pun makan dengan cara lesehan dengan bersila. Terlebih, suasana di RM Mang Yeye juga cukup asri karena diapit pesawahan.

Lokasi Rumah Makan Mang Yeye sendiri cukup strategis karena berada di jalan utama Kalijati-Subang. Jalan Raya Kalijati-Subang sendiri merupakan jalan utama yang juga menghubungkan wilayah Sadang-Purwakarta.

Jika dari arah Jakarta, wisatawan yang ingin mampir di RM Mang Yeye bisa mengakses Jalan Raya Sadang-Kalijati-Subang. Bisa juga melalui Gerbang Tol Kalijati yang jaraknya relatif cukup dekat dari rumah makan ini.
Kuliner khas Sunda Rumah Makan Mang Yeye Kalijati Subang
Jika dari arah Kalijati, Rumah Makan khas Sunda Mang Yeye berada di sisi kiri jalan. Jika dari arah Dangdeur Subang, RM Mang Yeye berada di sisi kanan jalan, sekitar 1 kilo meter dari SPBU Sabitha atau PT Daenong (garment). mch/baim
Musim Tanam di Pantura Subang Areal Pesawahan BBPADI-Sanghyang Sri Janem Sukamandi-Patokbesi

On December 15, 2018 with No comments

Areal pesawahan di wilayah Subang utara (Pantura) saat ini sudah kembali memasuki musim tanam. Di areal pesawahan BBPADI dan Perum Sanghyang Sri di daerah Sukamandi hingga Patokbesi, hampir seluruh areal pesawahan nampak sudah kembali menghijau.
Areal pesawahan di kawasan janem patokbesi sudah mulai ditanami kembali
Musim tanam di pesawahan BBPADI-Sanghyang Sri Subang
DOTGO.ID. Tani. Musim tanam akhir tahun 2018, sebagian areal pesawahan di daerah pesisir utara atau Pantura Subang sudah kembali ditanami. Setelah musim panen berakhir, sebagian areal pesawahan nampak langsung kembali digarap.

Seperti di lahan pesawahan yang dikelolola oleh Balai Besar Penelitian Tanaman Padi atau BBPADI dan juga Perum Sanghyang Sri, seluruh lahan pesawahan yang ada di kawasan ini nampak sudah kembali ditanami.

Menurut seorang petani yang ditemui di lokasi, areal pesawahan di BBPADI dan Perum Sanghyang Sri yang membentang sejak wilayah Sukamandi hingga Patokbesi memang sangat produktif.

Menurutnya, areal pesawahan yang ada di daerah ini akan langsung digarap setelah panen berakhir. Terlebih, hampir semua kebutuhan pertanian dari mulai benih padi, pupuk, obat-obatan hingga traktor sudah disediakan.

"Kami petani hanya menggarap lahan saja. Benih atau bibit padi, pupuk, obat-obatan, traktor dan kebutuhan lainnya disediakan BBPADI, nanti hasilnya dibagi dua. Produksi padi hasil panen di sini memang hampir selalu bagus."

Berbeda dengan areal pesawahan yang dikelola BBPADI yang ada di sebelah selatan Jalan Raya Pantura, areal pesawahan Perum Sanghyang Sri yang ada di sebelah utara jalan digarap petani dengan cara sewa.

"Kalau di Sanghyang Sri petani penggarap lahan biasanya menyewa. Tapi nanti hasilnya untuk sendiri, cuma bayar sewanya saja per musim," ujarnya.

Areal pesawahan di BBPADI maupun Perum Sanghyang Sri sendiri membentang cukup luas dari mulai wilayah Sukamandi di Kecamatan Ciasem hingga ke wilayah Kecamatan Patokbesi.

Mayoritas masyarakat Subang sendiri menyebut daerah ini sebagai kawasan Janem (Jalan Enem), merujuk pada keberadaan jalan akses pertanian dari mulai Jalan 6 hingga Jalan 12.
Pesawahan di kawasan Warung Janem Pantura Subang
Selain areal pesawahan, di kawasan ini juga dikenal dengan keberadaan Warung Janem. Warung Janem sendiri adalah deretan warung-warung semi permanen yang biasa disinggahi oleh para pengendara dan juga warga sekitar. mch/baim