dotgo.id

dotgo.id

ADVERTISEMENT

Search This Blog

Powered by Blogger.
Berenuk Tumbuhan Asal Amerika yang Subur di Indonesia, Manfaat Berenuk Untuk Kesehatan

On September 21, 2018 with No comments

Berenuk adalah nama pohon dan buahnya yang banyak tumbuh di Indonesia terutama di dataran rendah yang dekat dengan daerah perairan seperti rawa-rawa dan pesawahan. Selain berdaun cukup lebat, batang pohon berenuk atau Habitus Berenuk ini juga bisa tumbuh hingga mencapai ketinggian 10 meter.
Mengenal manfaat pohon buah berenuk untuk kesehatan
Pohon buah Berenuk/Habitus Berenuk Crescentia Cujete
DOTGO.ID. Sains. Pohon Berenuk dengan nama ilmiah Crescentia cujete sendiri adalah pohon yang berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan yang beriklim tropis seperti Indonesia. Karenanya, pohon berenuk juga tumbuh subuh di berbagai daerah di Indonesia.

Pohon berenuk dengan nama spesies Crescentia cujete atau dikenal juga dengan nama Habitus berenuk ini digolongkan sebagai tumbuhan dengan klasifikasi ilmiah sebagai berikut.
  • Kingdon: Plantae
  • Ordo: Lamiales
  • Famili: Bignoniaceae
  • Genus: Crescentia
  • Spesies: Crescentia/C. cujete
Selain memiliki tampilan yang cukup eksotis, buah berenuk sendiri diyakini memiliki banyak khasiat dan sering dimanfaatkan sebagai obat. Pohon dan buah berenuk mengandung saponin dan polifenol, sementara di dalam daging buahnya juga terkandung zat tambahan berupa flavonoid.

Buah dan biji benernuk yang diperas, diyakini sangat ampuh untuk mengobati penyakit seperti asma, bronkhitis, diare atau mencret, pilek, sakit perut dan susah buang air besar. Selain itu, daun berenuk disebut-sebut ampuh untuk mengobati luka baru dan juga hipertensi atau darah tinggi.

Bagi para petani, daging atau isi buah berenuk sering dimanfaatkan sebagai media untuk mengusir tikus. Daging buah berenuk yang sudah dikeluarkan lalu dicampur dengan zat tertentu kemudian di tebar di sawah.

Daun berenuk yang dicuci bersih dan ditumbuk halus, bisa untuk mengobati luka dengan cara ditempelkan di bagian luka lalu dibalut dengan perban atau kain bersih. Sementara rebusan daun berenuk, dianggap bisa untuk mengobati atau mengontrol tekanan darah tinggi.

Selain dimanfaatkan untuk obat, buah berenuk yang bagian kulitnya cukup keras ini juga sering dijadikan bahan untuk kerajinan. Meski tak sekeras tempurung atau batok kelapa, namun kulit tempurung buah berenuk bisa dimanfaatkan untuk bahan kerajinan atau hiasan.

Saat ini, pohon berenuk sendiri sudah sangat jarang ada terutama di daerah perkotaan, karena dianggap tidak memiliki manfaat. Namun di beberapa daerah, pohon berenuk tetap tumbuh subur secara alami. 

Di Jawa Barat khususnya di daerah pesisir utara Subang, pohon berenuk tumbuh subur di pekarangan rumah warga dan kebun warga, atau juga di sekitar areal pesawahan.

Di daerah Pantura Subang, pohon buah berenuk bisa dengan mudah ditemukan di wilayah kecamatan Blanakan khususnya di Blok Tegal Kapas, Dusun Sukawera, Desa Tanjungtiga.
Bagi sebagian masyarakat Indonesia, pohon dan buah berenuk sendiri kerap disamakan dengan pohon buah maja. Padahal, keduanya adalah dari jenis yang berbeda meski memiliki ciri atau penampilan yang sepintas terlihat sama. mch/baim
Metropolitan Mall Bekasi, Mall Terbesar Pertama di Kota Bekasi yang Selalu Ramai Dikunjungi

On September 21, 2018 with No comments

Metropolitan Mall (MM) Bekasi adalah pusat perbelanjaan terbesar pertama yang dibangun di kawasan kota Bekasi. MM Bekasi yang mulai dibangun pada tahun 1993 ini menjadi ikon wisata belanja pertama, sebelum banyak bermunculan mall dan hotel seperti saat ini. Metropolitan Mall Bekasi sendiri beralamat di Jalan KH Noer Ali (Kalimalang) kota Bekasi.
Tempat belanja, makan dan hiburan di metropolitan mall bekasi
 Metropolitan Mall Bekasi (Kalimalang) jelang Lebaran
DOTGO.ID. Wisata Belanja. Kota Bekasi adalah salah satu kota penyangga Ibukota Jakarta yang memiliki peran sangat strategis. Kota Bekasi yang lokasinya berbatasan langsung dengan wilayah Jakarta, menjadi salah satu kota yang paling cepat berkembang. Sebagian warga Jakarta bahkan kini "pindah" dengan menempati kawasan pemukiman yang ada di Bekasi.

Selain kawasan hunian, cukup banyak pula pusat perbelanjaan di kawasan kota Bekasi salah satunya Metropilitan Mall atau juga dikenal dengan sebutan MM Bekasi. Metropolitan Mall Kalimalang adalah salah satu mall pertama dan terbesar di Bekasi.

Dibangun sejak tahun 1993, Metropolitan Mall Bekasi menjadi salah satu ikon wisata belanja di Bekasi. Meski saat ini sudah bermunculan mall dan pusat perbelanjaan yang tak kalah besar dan megah, namun Metropolitan Mall Bekasi masih menjadi tujuan utama belanja bagi sebagian warga Bekasi dan sekitarnya.

Metropolitan Mall Bekasi sendiri menempati area yang sangat strategis karena berada persisi di samping akses Tol Bekasi Barat. Selain itu, mall ini juga berada persis di sisi Jalan Raya Kalimalang, yang menjadi akses utama dari kawasan Bekasi menuju daerah Cawang, Jakarta Timur.

Terlebih Mall Metropolitan Bekasi juga sangat mudah diakses karena berada di Jalan Raya Bekasi Pulogadung, yang merupakan Jalan Nasional I atau Jalan Pantura yang bahkan menjadi akses menuju wilayah Pantura Jawa Barat seperti daerah Karawang hingga Cirebon.

Dengan mengusung one stop shoping center, Metropolitan Mall Bekasi memang masih menjadi pusat perbelanjaan terbesar dan terlengkap di Bekasi. Dengan sedikitnya 300 jumlah tenant, para pengunjung pun bisa dengan mudah mencari aneka barang kebutuhan.

Hampir semua kebutuhan mulai dari supermarket, fashion, departement store, salon, toko elektronik, gadget atau smartphone, food court dari tradisional hingga fastfood, tempat bermain anak, toko peralatan olahraga, souvenir hingga bioskop tersedia di Metropolitan Mall Bekasi.

Metropolitan Mall Bekasi yang merupakan bangunan 4 lantai dengan 1 basement ini juga terkoneksi dengan Horison Ultima Bekasi, yang merupakan salah satu hotel terbesar dan pertama di Bekasi. MM Bekasi sendiri dikembangkan oleh PT Metropolitan Land Tbk.

Selain menjadi tempat belanja, Metropolitan Mall Bekasi juga menyediakan sarana hiburan keluarga dengan keberadaan bioskop Metropolitan XXI, Pirates & Carribean, Fun World, Celebrity Fitness hingga Princess Syahrini Family KTV.

Ada juga J.CO Donuts & Coffee, Bread Talk, Gold Mart, ACE Hardware, BIT Money Changer, Bank Danamon, Galeri Indosat, The Body Shop, The Face Shop, Lee Cooper, Garuda Indonesia, Logo, Marie Claire, Tour Les Jour, Charles & Keith, Minimal, Elizabeth hingga Lion Superindo.

Di bagian lantai 1 st, pengunjung bisa menemui Lily Kasoem Optical, Adidas, Salon Johnny Andrean, Accent, Body Pack, Gaudi, Mint, Peter F Saerang, Informa Furnishing, Export, Shaga, Contempo hingga Batik Keris.

Sementara di bagian atasnya atau di 2 st, pengunjung bisa menemukan Metropolitan XXI, Toko Buku Gramedia Bakmi GM (Gajah Mada), Cool Kids, Hoka-Hoka Bento (Hokben), Cartoon n Cartoon, Innovation Store, Advance, Sentra Komputer, Victory Digital, Papabunz, Mocha-Mocha Cell dan Restaurant Ta Wan.

Di 3 st yang sebagian besarnya adalah tempat makan terdapat Gokkana Ramen Teppan, Es Teler 77, Hanamasa, Ichibana Sushi, Nakamura, Solaria, Celebrity Fitness, Fun World, Mazz Barber Shop, Kiddy Cuts, Erafone Megastore Bekasi dan Johhny Andrean Training Center.
Memasuki akhir pekan dan musim liburan sekolah, Metropolitan Mall atau MM Bekasi sangat ramai oleh para pengunjung. Menjelang hari raya terutama hari Lebaran Iedul Fitri, Metropolitan Mall bahkan penuh sesak oleh para pengunjung yang berbelanja kebutuhan lebaran. mch/baim
Harimau Sumatera Sejarah Harimau Asli Indonesia yang Terancam Punah di Dunia

On September 20, 2018 with No comments

Harimau Sumatera adalah harimau asli pulau Sumatera yang merupakan satu dari enam sub-spesies harimau di dunia yang hingga kini masih bertahan. Harimau Sumatera merupakan harimau terkecil ketiga di dunia setelah Harimau Jawa dan Harimau Bali. Saat ini, Harimau Sumatera termasuk satwa kritis yang terancam punah di alam liar.
Harimau sumatrta harimau terkecil di dunia yang terancam punah
Harimau Sumatera di Kebun Binatang Ragunan Jakarta
DOTGO.ID. Sains. Harimau Sumatera dengan nama latin (ilmiah) Panthera Tigris Sondaica, adalah jenis harimau yang habitatnya berada di pulau Sumatera. Menurut catatan beberapa lembaga konservasi dunia, populasi Harimau Sumatera di alam liar diperkirakan hanya tersisa 400 hingga 500 ekor, dan hidup dibeberapa kawasan taman nasional di Sumatera.

Harimau Sumatera yang terancam kritis ini hidup di Taman Nasional Bukit Barisan (selatan), Taman Nasional Gunung Leuser dan Taman Nasional Kerinci Seblat, yang membentuk menjadi gabungan hutan hujan tropis yang diakui UNESCO sebagai warisan dunia. Harimau Sumatera juga hidup di kawasan hutan lainnya di Sumatera.

Selain di alam liar berupa taman nasional atau cagar alam yang dilindungi, tercatat ada sekitar 250 hingga 300 ekor Harimau Sumatera yang hidup di penangkaran ataupun kebun binatang di seluruh dunia. Meski tergolong spesies harimau terkecil, namun Harimau Sumatera dikenal sangat agresif dan buas.

Populasi Harimau Sumatera sendiri saat ini sangat terancam karena pembabatan atau pembalakan hutan yang masih terus berlangsung. Padahal, taman nasional beserta kekayaan faunanya seharusnya dilindungi.

Harimau Sumatera merupakan ikon Indonesia sejak kepunahan Harimau Jawa dan Bali pada sekitar tahun 1930-an. Klasifikasi Ilmiah Harimau Sumatera adalah sebagai berikut:
  • Kingdom: Animalia
  • Filum: Chordata
  • Kelas: Mammalia
  • Ordo: Carnivora
  • Famili: Felidae
  • Genus: Panthera
  • Spesies: Panthera (P.) tigris
  • Subspesies: Panthera tigris (P. t.) sondaica
Berdasar pada klasifikasi ilmiah, sains terkini meyakini jika Harimau Sumatera adalah keturunan Miacids, yakni hewan pemangsa yang pernah hidup di zaman purba era Cretaceous, sekitar 70 juta tahun yang lalu. Miacids hidup di era dinosaurus dan menjadi pemangsa utama di wilayah Asia Barat.

Dari Asia Barat, leluhur harimau kemudian bergerak dan berkembang biak di kawasan Asia Timur di kawasan Siberia Rusia dan China yang kemudian melahirkan Harimau Siberia (Rusia) dan Harimau Indo China. Dari kawasan Siberia dan China tersebut, harimau lalu terpecah menjadi dua sub spesies.

Perubahan sub spesies harimau karena letak geografis dan kondisi alam terjadi saat satu kelompok harimau bergerak dari kawasan hutan di Asia Tengah ke wilayah barat daya, lalu mendiami kawasan hutan di daerah tersenut, dan berubah menjadi Harimau Kaspia.

Sementara sebagian lainnya bergerak ke kawasan pegunungan di bagian barat lalu ke kawasan Asia Tenggara termasuk kepulauan Indonesia dan melahirkan jenis Harimau Sumatera, Jawa dan Bali. Sedangkan sebagian harimau yang terus bergerak ke arah Barat hingga India berubah menjadi Harimau Benggala atau Bengal Tiger.

Sebagai harimau terkecil di dunia, Harimau Sumatera sendiri memiliki ciri-ciri khusus yakni warna kulit atau bulu yang lebih gelap dari jenis harimau lainnya. Warna hitam pada pola loreng Harimau Sumatera biasanya lebih banyak dan berukuran lebih kecil dengan jarak yang lebih rapat dan kadang berhimpitan.

Sementara bobot Harimau Sumatera bisa mencapai berat 140 kilogram dengan panjang sekitar 250 cm untuk harimau jantan. Untuk harimau betina dewasa, beratnya mencapai 90 kilogram, dengan panjang 200 cm. Harimau Sumatera berukuran lebih besar dari Harimau Jawa dan Harimau Bali yang telah dinyatakan punah.

Harimau Sumatera yang berada di puncak rantai makanan ini biasa memangsa hewan mamalia kecil, sedang hingga berukuran besar. Harimau Sumatera biasa memakan rusa, babi hutan, ikan, monyet hingga orang utan. Pada kondisi tertentu, Harimau Sumatera bahkan mampu membunuh kerbau dan memangsanya.

Menyempitnya habitat asli Harimau Sumatera karena perambahan hutan, membuat hewan eksotis ini kerap berinteraksi dengan manusia. Meski harimau sendiri sering menghindari manusia, namun pertemuan yang tidak disengaja bisa berakibat fatal. 

Harimau yang hanya hidup di pulau Sumatera atau dikenal juga pulau Andalas ini makin terancam karena habitat aslinya berupa kawasan hutan hujan pegunungan, hutan dataran rendah dan lahan gambut yang semakin menipis, karena aktivitas laham perkebunan komersil maupun lahan pertanian warga.

Karenanya, Harimau Sumatera juga sering memasuki kawasan hutan yang berdekatan dengan aktivitas manusia. Tak jarang pula harimau memasuki kawasan pemukiman atau pedesaan dan akhirnya bertemu langsung dengan manusia, yang berakibat fatal bagi keduanya. 

Dalam 20 tahun terakhir, sekitar 70 Harimau Sumatera tewas karena berinteraksi langsung dengan manusia. Meski menjadi hewan langka yang terancam punah, namun Harimau Sumatera bisa ditemui di tempat penangkaran dan taman margasatwa atau kebun binatang. 
Harimau Sumatera yang merupakan salah satu hewan favorit para wisatawan ini bisa ditemukan di Taman Margasatwa atau Kebun Binatang Ragunan di Jakarta. Harimau Sumatera juga bahkan ada di beberapa kebun binatang di dunia.
Progres Pengecoran Jalan di Desa Langensari Blanakan Subang, Sebagian Jalan di Langensari Sudah Mulus dan Nyaman

On September 19, 2018 with No comments

Pengecoran jalan di Desa Langensari Blanakan, hingga saat ini masih terus berlangsung. Selain pengecoran penuh yang sudah rampung di beberapa titik, masih ada beberapa ruas jalan seperti di perbatasan Langensari-Karang Jaya Blanakan yang saat ini baru memasuki proses pengecoran dasar atau lantai kerja.
Jalan di desa langensari blanakan diperbaiki dengan pengecoran
Pengecoran jalan di Desa Langensari Blanakan
DOTGO.ID. Blanakan. Desa Langensari adalah salah satu desa yang berada di wilayah kecamatan Blanakan yang berbatasan langsung dengan Desa Muara di bagian timur dan Desa Blanakan di bagian barat. 

Desa Langensari dikenal sebagai salah satu desa yang cukup produktif dengan hasil pertanian dan juga perikanan. Selain pesawahan, cukup banyak tambak budidaya ikan dan udang di desa ini.

Dengan kondisi tersebut, tentunya dibutuhkan sarana dan prasaran yang memadai terutama infrastruktur berupa jalan desa, untuk bisa menunjang aktivitas warga dan juga untuk mempermudah akses ekonomi di desa ini.

Saat ini, jalan desa yang ada di Langensari yang sebelumnya didominasi oleh jalan yang rusak cukup parah berangsur-angsur diperbaiki. Perbaikan jalan dengan pengecoran bahkan masih berlangsung di beberapa titik.

Selain pengecoran yang sudah rampung di ruas jalan yang ada sebelah timur kantor desa, saat ini masih ada pengecoran yang berlangsung di sekitar perbatasan Desa Langensari dan Karangjaya Blanakan. 
Selain itu, kabarnya akan ada pengecoran lanjutan di sekitar SMP 3 yang berada di daerah perbatasan antara Desa Langensari dan Desa Muara. Selain di Langensari, pengecoran jalan juga sedang berlangsung di Desa Muara. mch/baim
Sandiwara Gelora Putera Tanjungtiga Malam Ini Pentas di Dusun Sukaasih Desa Muara Blanakan

On September 18, 2018 with No comments

Sandiwara Gelora Putera Desa Tanjungtiga akan kembali manggung di Muara Blanakan, tepatnya di Dusun Sukaasih Desa Muara. Pentas Sandiwara Gelora Putera kali ini sendiri dalam rangka memeriahkan walimatul khitan seorang warga di Sukaasih RT 03 RW 03.
Sandiwara anak gelora putera desa tanjungtiga dusun sukabaru
Pentas Sandiwara Gelora Putera Tanjungtiga di Desa Muara
DOTGO.ID. Budaya. Sandiwara, adalah sebuah kesenian tradisional yang berkembang pesat di daerah pesisir utara Jawa Barat, sejak wilayah Cirebon hingga sebagian daerah Karawang. Sandiwara merupakan kesenian bersegmen budaya yang juga sekaligus sebagai ajang syiar Islam.

Selain Sandiwara yang dipentaskan oleh orang dewasa dengan para nayaga dan gamelan yang sesungguhnya, belakang marak juga seni Sandiwara yang dipentaskan oleh anak-anak usia sekolah dasar (SD) hingga sekolah lanjutan pertama (SMP).

Berbeda dengan Sandiwara orang dewasa, Sandiwara anak adalah sandiwara yang dipentaskan dengan metode lipsinc, atau memperagakan lakon berdasar pada suara yang dihasilkan dari sound sistem.

Di wilayah Kecamatan Blanakan Subang, ada sebuah grup Sandiwara Anak yang sudah sangat dikenal luas oleh masyarakat, yakni Sandiwara (anak) Gelora Putera dari Dusun Sukabaru Desa Tanjungtiga.

Sandiwara anak ini dipimpin langsung oleh putera dari Kepala Desa (Kades) Tanjungtiga, yakni Izhar Mujib atau yang lebih akrab disapa Mas Beye. Selain anak-anak, beberapa tokoh dan sesepuh desa juga turut terlibat dalam setiap pementasannya.

Sementara Kades Tanjungtiga sendiri yaitu M. Sukur bertindak selaku penanggung jawab. Kades yang akrab disapa Lurah Sukur ini juga bahkan selalu turut serta dalam setiap pementasan Sandiwara Gelora Putera Tanjungtiga.

Tak hanya bagi masyarakat Blanakan, Sandiwara Gelora Putera Desa Tanjungtiga bahkan sudah pernah berpentas ke beberapa tempat di sekitar wilayah kecamatan Ciasem bahkan hingga ke Pamanukan dan Pusakanagara.

Pada Selasa 18 September 2018 selepas shalat Isya malam ini, Sandiwara Gelora Putera Tanjungtiga kembali berpentas di Dusun Sukaasih, di acara resepsi atau walimatul khitan Ananda Fares, putera dari Bapak Sugi dan Ibu Atun.
Saat ini, seluruh pemain sedang bersiap dan berhias dengan menggunakan kostum masing-masing. Sementara para kru Sandiwara Gelora Putera sendiri sedang melakukan uji teknis, yaitu berupa check sound dan juga lighting. mch/baim