dotgo.id

dotgo.id

ADVERTISEMENT

Search This Blog

Powered by Blogger.
Perjalanan Wisata ke Pekalongan, Road Trip Pekalongan Central Java 2018

On October 20, 2018 with No comments

Tempat wisata di Pekalongan banyak ditemukan di daerah selatan yang berbatasan dengan Kabupaten Banjarnegara. Di daerah ini, cukup banyak wisata alam yang menyajikan panorama menawan diantaranya wisata Linggo Asri dan di kawasan Kaliboja Paninggaran yang berbatasan dengan Kalibening, Banjarnegara.
Tugu batas pekalongan tempat wisata linggo asri paninggaran
Tugu perbatasan Pekalongan-Banjarnegara, Jawa Tengah
DOTGO.ID. Trip. Pekalongan adalah salah satu kota yang sangat produktif dengan kain batik, baik itu skala industri pabrik maupun kerajinan tangan (tradisional). Tak hanya wisata batik, Pekalongan juga dikenal memiliki beberapa wisata pantai yang cukup populer.

Selain itu, Kabupaten Pekalongan juga dikenal memiliki kawasan wisata alam yang letaknya berada di daerah selatan, selepas kota kecil Kajen hingga kawasan Paninggaran di daerah berbatasan Banjarnegara.

Di kawasan yang lanskapnya didominasi oleh pegunungan ini cukup banyak terdapat kawasan wisata alam yang menyajikan panorama cukup menawan, seperti kawasan wisata Linggo Asri dan Outbond Center Pekalongan.

Selain Linggo Asri, ada beberapa kawasan wisata alam yang terletak di daerah Paninggaran. Paninggaran sendiri adalah sebuah kota kecamatan di ujung selatan Pekalongan yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Kalibening, Banjarnegara.

Di sepanjang perjalanan antara Kajen hingga Paninggaran, cukup banyak kawasan wisata alam yang bisa disinggahi para wisatawan. Selain kawasan hitan pinus, ada juga beberapa sungai dengan bebatuan besar yang saat ini sudah dijadikan wisata edukasi atau pendidikan.

Pada saat-saat tertentu seperti akhir pekan dan musim liburan, kawasan ini biasanya akan dipenuhi para wisatawan. Cukup banyak pula para pelajar dan mahasiswa pecinta alam yang sedang menggelar kegiatan di kawasan ini.

Jika perjalanan dimulai dari kota Pekalongan, wisatawan akan langsung disuguhi kawasan hutan di sekitar Linggo Asri, selepas melewati kota Kajen. Ruas jalan di kawasan ini terbilang cukup mulus, meski ada juga jalan rusak di beberapa titik.

Jika perjalanan dimulai dari ujung selatan, maka wisatawan yang baru saja turun dari dataran tinggi Dieng dan melewati Kalibening di wilayah Kabupaten Banjarnega akan langsung menemui tugu batas kota Pekalongan di Desa Kaliboja, Paninggaran.

Tugu batas kota Pekalongan di Kaliboja ini sendiri dibangun pada sekitar tahun 2015. Tugu batas kota ini bersebelahan dengan Regentschap, yakni tugu batas lama yang dibangun pada tahun 1820 di masa kolonial Belanda.

Tugu lama atau Regentschaap yang dibangun tahun 1820 tersebut menjadi batas antara wilayah status quo Republik Indonesia dengan Belanda, pasca Perjanjian Renville yang memaksa pemerintah republik saat itu menyerahkan sebagian wilayahnya pada Belanda.

Di sekitar tugu batas kota yang baru ini akan dibangun rest area yang luas dan mampu menampung hingga 100 lebih kendaraan roda empat (mobil). Di kawasan yang di kelilingi taman pohon eksisting ini juga akan dilengkapi beberapa sarana publik seperti area kuliner, tempat bermain anak hingga MCK.

Selepas memasuki tugu perbatasan yang menjadi land mark Kabupaten Pekalongan di Kaliboja, para traveler akan langsung disajikan panorama alam yang didominasi perbukitan, kawasan hutan, hingga lahan perkebunan dan sawah warga.
Batas Kabupaten Pekalongan di Kaliboja Paninggaran
Meski demikian, wisatawan harus tetap fokus dan waspada karena ruas jalan yang ada di kawasan ini didominasi oleh tanjakan, turunan, dan tikungan yang beberapa diantaranya cukup tajam dan curam. mch/baim
Soto Sedap Boyolali Hj. Widodo Kuliner Soto yang Enak dan Lezat, Sangat Murah Harganya!

On October 18, 2018 with No comments

Soto Sedap Boyolali Hj. Widodo adalah salah satu ikon kuliner soto asal Kabupaten Boyolali yang sudah sangat populer di seantero pulau Jawa. Soto Sedap Boyolali Hj. Widodo sudah banyak membuka cabang di antaranya di dekat alun-alun kota Pemalang, Jawa Tengah.
Soto boyolali paling sedap dan murah kuliner soto jawa tengah
Soto Sedap Boyolali, enak dan (sangat) murah harganya
DOTGO.ID. Kuliner. Soto Boyolali adalah soto daging sapi dan daging ayam berkuah bening dengan tambahan bihun, bawang, cabai dan rempah. Soto Boyolali memiliki cira rasa yang khas dan sangat menyegarkan saat disantap panas. 

Dari beberapa kuliner Soto Boyolali yang ada, Soto Sedap Boyolali Hj. Widodo adalah salah satu yang paling populer. Selain sajian soto daging sapi atau daging ayam, di gerai soto ini juga tersedia banyak menu khas Jawa Tengah yang lain.

Soto Sedap Boyolali sendiri disajikan dengan konsep warung soto sederhana dengan bermacam lauk tambahan. Selain bisa menyantap semangkok soto yang sudah dicampur nasi, pengunjung juga bisa memesan soto dan nasi secara terpisah.

Sepintas, Soto Sedap Boyolali ini memiliki tampilan yang hampir serupa dengan Soto Sulung atau Soto Kudus, namun ada perbedaan yang cukup kontras dari sisi cita rasa. 

Selain soto daging sapi atau daging ayam, di gerai Soto Sedap Boyolali ini juga tersedia menu lain diantaranya tengkleng dan sate. Untuk varian sate, tersedia sate ati ampela, sate cingur sapi, sate paru sapi, sate otak sapi, dan sate telur puyuh.

Untuk jenis gorengan, tersedia bakwan, tempe mendoan dan tahu goreng yang rasanya sangat gurih. Tersedia juga beberapa jenis minuman yang bisa dipesan baik dalam kondisi panas maupun dingin.

Untuk menu utama soto, di warung Soto Sedap Boyolali tersedia beberapa varian soto berdasar pada ukuran atau porsi, yakni soto sapi kecil, soto ayam kampung kecil, soto sapi besar, soto ayam kampung besar, soto sapi pisah, soto ayam kampung pisah dan soto bungkus. 

Soto sapi atau soto ayam baik porsi pecil maupun besar ini dibanderol dengan sangat bersahabat yakni di kisaran harga antara Rp 6.000-Rp 10.000 (Oktober 2018) untuk wilayah Jawa Tengah. Sementara untuk tengkleng dihargai sekitar Rp 20.000.

Tak hanya di seputaran wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, Soto Sedap Boyolali Hj. Widodo bahkan sudah membuka banyak cabangnya di wilayah Jakarta. Soto Sedap Boyolali sudah mendapat pengakuan sebagai gerai kuliner soto dengan manajemen yang cukup baik.

Bagi para wisatawan, Soto Sedap Boyolali ini tentunya bisa menjadi pilihan karena kualitas dan rasanya yang terjaga. Terlebih, dengan harga yang sangat merakyat Soto Sedap Boyolali Hj. Widodo ini terasa sangat nikmat dan bersahabat (dikantong).
Soto Sedap Boyolali Cabang kota Pemalang
Pada saat-saat tertentu seperti akhir pekan dan musim liburan, Soto Sedap Boyolali (SSB) biasanya akan dipenuhi oleh pengunjung baik itu warga sekitar maupun para traveler dari berbagai daerah, yang sedang berkunjung atau melakukan perjalanan wisata. mch/baim
Alun-alun Banjarnegara Ikon Pariwisata dan Taman Kota yang Nyaman Untuk Bersantai Keluarga

On October 17, 2018 with No comments

Alun-alun Banjarnegara adalah sebuah area terbuka yang menjadi salah satu ikon atau land mark dari kota Banjarnegara yang juga dikenal dengan julukan Gilar-Gilar. Kota Banjarnegara sendiri adalah pusat pemerintahan dari Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Alun alun banjarnegara ikon pariwisata dan taman kota di banjarnegara
Alun-alun Banjarnegara, Taman Kota Banjarnegara Jawa Tengah
DOTGO.ID. Banjarnegara. Alun-alun adalah sebuah ruang terbuka hijau yang berukuran cukup luas dan biasanya menjadi salah satu tempat paling ikonik di suatu kota. Alun-alun biasanya berlokasi di sekitar kawasan perkantoran milik pemerintah.

Selain sebagai ruang terbuka hijau yang bisa dijadikan tempat bersantai atau bahkan rekreasi keluarga, alun-alun juga kadang didesain sedemikian rupa agar bisa menjadi ikon suatu daerah. 

Di Jawa Tengah, ada sebuah alun-alun yang cukup luas dan rindang yang sangat nyaman untuk dijadikan tempat bersantai, yakni Alun-alun Banjarnegara. Alun-alun ini berlokasi pusat kota Banjarnegara yang menjadi Ibukota dari Kabupaten Banjarnegara.

Selain cukup luas dan rindang, Alun-alun Banjarnegara juga dihiasi dengan ornamen-ornamen yang cukup ikonik dan mewakili entitas budaya masyarakat Banjarnegara, salah satunya monumen Dawet Ayu khas Banjarnegara.

Selain monumen (es) Dawet Ayu Banjarnegara lengkap dengan seorang pria dan seorang wanita yang berdiri mengenakan kebaya, di Alun-alun Banjarnegara juga terdapat taman yang dilengkapi tempat duduk untuk bersantai.

Ada juga sebuah pendopo yang cukup luas yang bentuknya menyerupai bangunan joglo khad budaya masyarakat Banjarnegara. Tersedia juga lapangan yang cukup luas untuk berolahraga.

Selain bisa dijadikan tempat bersantai untuk orang dewasa maupun remaja, Alun-alun Banjarnegara juga sangat nyaman dan ramah untuk anak-anak. Cukup banyak ruang yang bisa dijadikan untuk tempat bermain anak.

Tak hanya itu, di Alun-alun Banjarnegara juga cukup banyak para pedagang yang menjual makanan atau minuman khas Banjarnegara seperti es Dawet Ayu, Purwaceng dan Carica. 

Cukup banyak pula area kuliner di sekitar Alun-alun Banjarnegara yang bisa dijadikan tempat makan oleh warga maupun para pengendara yang kebetulan melintas dan mengunjungi kawasan ini.
Selain sebagai taman kota, Alun-alun Banjarnegara sendiri sudah menjadi salah satu ikon pariwisata Kabupaten Banjarnegara yang cukup populer. Banjarnegara adalah salah satu daerah di Jawa Tengah yang dikenal memiliki banyak kawasan wisata, salah satunya dataran tinggi Dieng. mch/baim
Jalan Cor Desa Muara Akan Tersambung dari Wilayah Utara Sindanglaut Sampai Jalan Pantura Ciasem

On October 14, 2018 with No comments

Progres pembangunan (pisik) infrastruktrur berupa perbaikan jalan desa dengan pengecoran/rigid yang ada di Desa Muara saat masih terus berlangsung. Setelah rampung pembangunan jalan di wilayah selatan desa yang akan segera tersambung ke Jalan Pantura (Jalan Nasional I), pengrcoran jalan akan dilanjut di wilayah utara yakni di Dusun Sindanglaut dan sebagian Dusun Sukaasih. 
Jalan desa muara blanakan diperbaiki dengan pengecoran rigid
Progres infrastruktur jalan di Desa Muara Blanakan
DOTGO.ID. Muara. Infrastruktur jalan yang ada di Desa Muara Kecamatan Blanakan Subang, saat ini kondisinya sudah jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Hingga kini, sebagian ruas jalan yang ada di Desa Muara sudah diperbaiki dengan cara dicor/rigid.

Selain pengecoran jalan yang sudah rampung di wilayah selatan desa khususnya di Dusun Sukamulya, saat ini juga sedang dilakukan pengecoran di Dusun Sawahbaru Ciasem Hilir yang menjadi akses penghubung antara jalan Desa Muara dengan Jalan Pantura.

Dalam dua pekan mendatang, ruas jalan Desa Muara dari perbatasan Dusun Sukaasih dan Sukamulya akan sepenuhnya tersambung dengan Jalan Pantura di wilayah Kecamatan Ciasem.

Setelah itu, pembangunan jalan cor akan dilanjut ke Dusun Sindanglaut dan sebagian Dusun Sukaasih, yang mana di wilayah ini masih ada beberpa titik ruas jalan yang kondisinya masih memprihatinkan.

Menurut salah satu Anggota DPRD Kabupaten Subang dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Bobby Haerul Amwar, S.IP., progres pembangunan infrastruktur tahun 2018 memang menjadi yang terbesar selama ini.

"Pembangunan infrastruktur di Desa Muara saat ini memang terbesar sepanjang sejarah, karena ada pagu anggaran yang juga nilainya meningkat sangat signifikan dari tahun-tahun sebelumnya," ujar politisi PAN yang akrab disapa Mas Boby ini.

Lebih lanjut Mas Boby mengatakan, selain APBD Kabupaten yang jumlah totalnya sekitar 2,2 miliar, ada anggaran tambahan dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Provinsi Jawa Barat hampir sebesar 3 miliar.

"Kami mengusung dan mengawal langsung agar APBD Provinsi tersebut bisa dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur jalan. Insya Allah, 2019 semua jalan rusak yang ada di Desa Muara sudah diperbaiki," tegas Mas Boby dalam bincang-bincang singkat, Jumat (12/10/18)

Selain itu, Bobby Haerul Anwar juga menyebutkan pos pembangunan yang ada di Desa Muara akan semakin bertambah jika nantinya Pemerintah Desa Muara menerima DD, ADD, BKU dan Banprov yang bisa direalisasikan ke pos pembangunan yang lain.
Saat ini, jalan Desa Muara menuju ke Jalan Pantura sendiri masih ditutup untuk kendaraan roda empat atau mobil, karena sedang dilakukan pengecoran di Sawahbaru Ciasem. Kendaraan R4 atau lebih sat ini dialiahkan dengan memutar ke wilayah Blanakan.    mch/baim
Kunjungi Pasar Tradisional di Subang Sandiaga Uno Disambut Hangat Para Pedagang

On October 14, 2018 with No comments

Sandiaga Uno kunjungi pasar tradisional yang berlokasi di belakang Terminal Subang. Kunjungan Sandiaga ke Pasar Inpres Subang ini adalah bagian dari agenda Sandiaga di kota Subang. Sebelumnya, Calon Wakil Presiden Nomor Urut 2 ini juga menggelar kegiatan senam pagi di area Terminal Subang.
Sandiaga Uno di pasar tradisional Subang/FP Zukifli Hasan
DOTGO.ID. Subang. Calon Wakil Presiden dari Koalisi Indonesia Adil Makmur Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi salah satu pasar tradisional yang ada di kota Subang, yaitu Pasar Inpres Subang.

Saat mengunjungi pasar tersebut, Sandiaga lantas melakukan dialog dengan beberapa pedagang. Sandiaga sempat bertanya kepada para pedagang pasar terkait stabilitas harga kebutuhan pokok.

Mendapat pertanyaan dari Sandiaga, beberapa pedagang lantas menyebutkan berbagai persoalan, terutama makin mahalnya harga beberapa kebutuhan pokok yang berimbas pada harga jual.

"Ada beberapa komoditas barang yang harganya naik. Itu berimbas langsung pada daya beli masyarakat. Kami para pedagang berharap kondisi ekonomi makin stabil," ujar seorang pedagang.

Hal senada diungkap oleh pedagang lain yang mengaku bernama Nur. Kepada Sandiaga, Nur berharap agar harga lebutuhan pokok tetap stabil agar tak membebani pedagang maupun pembeli.

Saat mengunjungi pasar, Sandiaga Uno yang didampingi Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan juga perwakilan DPW PAN Jawa Barat ini mendapat sambutan hangat dari para pedagang terutama ibu-ibu.

Selain menyapa para pedagang, Sandiaga Uno bersama rombongan juga akan dijamu makan pagi oleh Ketua DPD PAN Subang, Asep Rohman Dimyati (ARD).
Selepas mengunjungi pasar tradisional, agenda Sandiaga Uno berikutnya adalah menjadi pembicara inti di Workshop Enterpreneurship di DPP Laskar Indonesia di Jalan Otista Subang. mch