ADVERTISEMENT

Search This Blog

Powered by Blogger.

Pemilihan Anggota BPD Desa Muara Kecamatan Blanakan di Sukaasih Sempat Diwarnai Kericuhan

On December 01, 2018 with No comments

Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa atau BPD Desa Muara Kecamatan Blanakan, digelar di Dusun Sukaasih pada Sabtu tanggal 1 Desember 2018. Kegiatan ini dilangsungkan untuk memilih Anggota BPD Desa Muara yang nantinya akan mewakili aspirasi masyarakat Dusun Sukaasih.
Pemilihan Anggota BPD Desa Muara Kecamatan Blanakan Subang
DOTGO.ID. Muara. Pemilihan Anggota BPD Desa Muara Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, berlangsung dengan sangat meriah karena dihadiri oleh ratusan warga yang nampak sangat antusias untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Berlokasi di Dusun Sukaasih tepatnya di halaman kediaman Bapak H. Wartalim Hasanuddin, kegiatan yang dilangsungkan selepas shalat isya ini berjalan dengan tertib dan demokratis.

Pemilihan Anggota BPD Desa Muara ini sendiri diikuti oleh empat orang calon masing-masing adalah Bawon Witono, Eka Ayu, Tajudin dan Aty. Dari keempat calon tersebut, dua orang calon dengan suara terbanyak akan terpilih untuk menjadi Anggota BPD Muara.

Setelah melakukan voting atau pemungutan suara, dua calon Anggota BPD yaitu Eka Ayu dan Bawon Witono berhasil meraih suara terbanyak, dan nantinya berhak untuk menjadi wakil masyarakat Dusun Sukaasih.

Pemilihan Anggota BPD ini sendiri sempat diwarnai kericuhan yang dipicu oleh dua orang remaja asal Kalimalang yang terlibat keributan tanpa sebab.

"Berhasil kami amankan. Itu (keributan) hanya anak-anak iseng, dan kejadiannya di luar area pemilihan BPD. Tapi memang sempat membuat heboh warga yang hadir," ujar Juhana Noorfadly atau yang akrab disapa Ustadz Doli.

Menurut Ustadz Doli, hasil dari pemilihan BPD ini berhasil menggabungkan dua tokoh dengan latar belakang yang berbeda. "Eka Ayu mewakili tokoh pemuda, dan Bawon Witono mewakili kalangan tokoh agama (ulama). Beliau (Bawon) itu pengurus DKM," pungkasnya.

Badan Permusyawaratan Desa sendiri merupakan sebuah lembaga yang dibentuk pasca diterapkannya otonomi daerah di seluruh wilayah Indonesia. BPD merupakan wujud demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

Tugas dan fungsi dari Anggota BPD diantaranya adalah membahas rancangan peraturan desa bersama Kepala Desa (Kades), melakukan pengawasan pelaksanaan peraturan desa, dan juga peraturan Kepala Desa.

Selain itu, BPD juga berhak untuk mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian Kepala Desa, sekaligus bertugas untuk membentuk panitia Pemilihan Kepala Desa atau Pilkades.

Karena memiliki cukup banyak tugas dan kewenangan yang lain, BPD hampir serupa dengan DPR atau DPRD di tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten/kota. BPD adalah DPR atau parlemennya masyarakat desa
Warga Dusun Sukaasih antusias mengikuti pemilihan Anggota BPD
Anggota BPD sendiri biasanya berasal dari perwakilan masyarakat yang terdiri dari Ketua RT/RW, pemuka agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, atau bisa juga mewakili kelompok profesi tertentu. mch/baim
-->
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »