Catat, Mulai 1 Maret 2020 Tol Cipali Subang Tak Melayani Bayar Uang Tunai dan Top Up

Gerbang Tol Cipali kini tak lagi melayani pembayaran (uang) tunai atau pun pengisian (top up) e-toll. Per 1 Maret 2020, di setiap gerbang keluar (exit tol) Cipali hanya disediakan fasilitas top up melalui ATM, dan sejauh ini baru bisa menggunakan ATM BCA dan Mandiri.
Maret 2020 Tol Cipali Tidak Lagi Melayani Pembayaran Tunai dan Top Up
Gerbang Tol Cipali Tak Melayani Top Up & Bayar Tunai
DOTGO.ID. Subang. Cipali adalah salah satu ruas tol yang terhitung sejak 1 Maret 2020 tak lagi melayani pembayaran uang tunai, yang sebelumnya disediakan di (lajur) gardu tol paling kiri.

Jika sebelumnya para pengguna yang kehabisan saldo e-toll bisa membayar dengan uang tunai, maka sejak 1 Maret 2020 tak bisa lagi dilakukan.

Aturan tersebut berlaku di setiap gerbang keluar atau exit tol Cipali, dari sejak Cikopo, Kalijati, Subang Cilameri, Cikedung, Kertajati, Sumberjaya, hingga Palimanan.

Bahkan menurut seorang petugas, aturan ini juga sudah diberlakukan di Tol Trans Jawa yang terintegrasi dengan ruas Tol Cipali (Cikopo - Palimanan) tersebut.

Bukan hanya tidak melayani pembayaran uang tunai, setiap gerbang tol di ruas Tol Cipali juga tak lagi melayani top up e-toll. Pihak pengelola tol hanya menyediakan fasilitas agar para pengguna bisa mengisi (top up) e-toll secara mandiri, dengan menggunakan kartu ATM masing-masing.

Saat melakukan transaksi pembayaran dan saldo kurang atau habis, maka pengguna akan diberi solusi yaitu top up dengan kartu ATM, atau menggunakan kartu e-toll lain (jika ada) yang masih memiliki saldo cukup.

Jika pengguna tidak memiliki kartu e-toll lain dengan saldo cukup, maka pengguna harus mengisi saldo e-toll di tempat lain yang terdekat (biasanya Alfamart atau Indomart).

Sayangnya pengguna harus meninggalkan barang jaminan kepada petugas, sebelum pergi mengisi saldo e-toll ke luar. Setelah mengisi saldo di luar, pengguna bisa kembali untuk membayar tarif tol sekaligus mengambil barang (jaminan) yang ditinggal.

Seorang pengguna tol di Gerbang Tol Cilameri Subang bahkan harus meninggalkan barang jaminan berupa smartphone (hp), sebelum ia meninggalkan gerbang tol untuk mengisi (top up) e-toll di tempat lain.

Kepada dotgo.id yang berada di belakang dan kebetulan saldo e-toll (Brizzi) juga tak cukup, pengguna yang mengendarai Toyota Fortuner ini mengaku kaget, karena sebelumnya ia masih bisa bayar uang tunai atau isi (top up) di GT Subang tersebut.

Merasa penasaran, setelah urusan di Subang kota selesai dan kembali masuk tol, kami sengaja menggunakan e-toll yang habis saldo. Dan saat keluar di Gerbang Tol Kalijati, aturan yang sama juga sudah berlaku.

Saat petugas menawarkan top up melalui ATM BCA atau Mandiri, kami lebih memilih menggunakan kartu e-toll lain yang kebetulan masih memiliki saldo.

Sesuai aturan, kami pun diminta turun dari mobil dan langsung diarahkan menuju pos yang ada di sebelah kiri. Kami lantas membayar (tarif) tol dengan kartu e-toll lain yang masih memiliki saldo.
Gerbang Tol Kalijati Subang - Jalan Tol Cikopo-Palimanan
Menurut petugas di GT Kalijati, aturan tersebut efektif berlaku mulai Maret 2020. "Sudah ada sosialisasi, semua gerbang di ruas tol Cipali sekarang tidak bisa bayar tunai di gardu paling kiri. Hanya bisa top up dengan ATM masing-masing." baim
Soeara Rakjat Pecinta Seni, Budaya, dan Wisata

0 Response to "Catat, Mulai 1 Maret 2020 Tol Cipali Subang Tak Melayani Bayar Uang Tunai dan Top Up"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel