Gatotkaca Gugur Kisah Kematian Tragis Gatotkaca Ditangan Karna Dalam Perang Bharatayuda Bagian Ketiga

Gatotkaca gugur setelah senjata pusaka milik Karna menembus dadanya. Meski Gatotkaca sangat perkasa dan seperti tak terkalahkan, namun Dipati Karna juga memiliki sebuah senjata pusaka Indrastra (pemberian dewa Indra) bernama Vasavishakti, atau tombak Konta Wijayadanu menurut versi wayang Jawa.
Gatotkaca Gugur Dalam Perang Bharatayudha
DOTGO.ID. Wayang. Diceritakan dibagian kedua, senjata pusaka milik Karna tergolong sebagai pusaka brahma yaitu jenis senjata pusaka yang biasa dipakai oleh para dewa, resi dan petapa sakti.

Sayangnya, meski tak akan ada yang bisa bertahan melawan senjata Indrastra Vasavi Shakti, senjata ini hanya bisa digunakan sekali saja.

Dikisahkan dalam Mahabharata, Karna lantas menyimpan senjata tersebut dan hanya akan digunakan saat berperang melawan Arjuna.

Dalam perang Korawa dan Pandawa hari ke-14 di Padang Kurushetra, pertempuran harusnya dihentikan karena hari sudah malam. Namun Gatotkaca menghadang pasukan Korawa yang hendak pulang menuju kemah.

Tak ada yang bisa menandingi kesaktian Gatotkaca, termasuk seorang raksasa sakti bernama Lembusa dari pihak Korawa. Pasukan Korawa pun cerai berai diamuk Gatotkaca.

Melihat amukan Gatotkaca, Duryodana lantas meminta Karna untuk menggunakan senjata pusakanya. Namun Karna menolak, karena senjata Vasavishakti hanya akan digunakan melawan Arjuna.

Karena terus didesak oleh Duryodana, Karna akhirnya melepaskan senjata Indrastra Vasavishakti. Gatotkaca yang sadar ajal sudah tiba, lantas membesarkan tubuhnya dalam ukuran maksimal.

Saat senjata pusaka Vasavishakti menembus dadanya, Gatotkaca lantas jatuh dan menimpa ribuan pasukan Korawa. Kereta kuda Karna juga hancur berantakan, namun Karna berhasil melompat dan lolos.

Menurut versi wayang Jawa, Karna datang memimpin pasukan Korawa menyerbu kemah para Pandawa dan pasukannya. Yudhistira lantas mengutus Gatotkaca untuk segera menghadang Karna.

Saat berhadapan dengan Karna, Gatorkaca menjelma menjadi seribu wujud. Adipati Karna yang memegang senjata Konta pun merasa bingung mencari Gatotkaca yang asli.

Atas petunjuk dari Dewa Surya ayahnya, Karna akhirnya berhasil mengenali Gatotkaca yang asli. Karna lalu melepaskan senjata Konta, Gatotkaca pun lantas terbang ke angkasa untuk menghindari senjata sakti tersebut.

Saat itulah tiba-tiba muncul arwah Detya Kalabendana (paman Gatotkaca), yang menangkap senjata Konta dan mengejar Gatotkaca. Kalabendana lalu berkata, ajal Gatotkaca sudah tiba, dan Gatotkaca harus segera kembali ke sura laya swarga loka.

Gatotkaca Gugur: 
Kalabendana juga mengaku bahwa dirinya mendapat tugas dari para dewa untuk segera menyatukan senjata Konta dengan sarungnya, yang saat itu masih ada dalam tubuh (pusar) Gatotkaca.
Wayang Kulit Lakon Gatotkaca Dadi Raja
Kalabendana sendiri tewas ditampar oleh Gatotkaca (secara tidak sengaja), karena dianggap terlalu ikut campur urusan rumah tangga Abimanyu sepupu Gatotkaca. Lanjut bagian 4
Soeara Rakjat Pecinta Seni, Budaya, dan Wisata

0 Response to "Gatotkaca Gugur Kisah Kematian Tragis Gatotkaca Ditangan Karna Dalam Perang Bharatayuda Bagian Ketiga"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel