dotgo.id

dotgo.id

ADVERTISEMENT

Search This Blog

Powered by Blogger.
Misteri Muara Kali Ciasem Mitos Keangkeran Sungai Ciasem Subang yang Sering Menelan Korban

On February 23, 2019 with No comments

Muara Kali Ciasem di daerah hilir Desa Muara dan Tanjungtiga Kecamatan Blanakan kembali menyita perhatian warga dan para nelayan. Awal tahun 2019 tepatnya di bulan Februari, seorang nelayan kembali menjadi korban. Nelayan yang hilang tersebut ditemukan sudah tak bernyawa beberapa hari sesudahnya.
Misteri sungai ciasem subang yang melegenda, misteri muara sungai ciasem
Mitos keangkeran Muara Kali Ciasem di Blanakan Subang Jawa Barat
DOTGO.ID. Misteri. Kali Ciasem adalah sebuah sungai yang cukup besar, yang bermuara di perairan Teluk Ciasem di daerah pesisir utara Desa Muara dan Desa Tanjungtiga, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Selain menjadi salah satu sungai paling legendaris di wilayah kabupaten Subang, Kali Ciasem juga dikenal sangat sering menelan korban, baik itu terseret arus maupun tenggelam atau hilang secara misterius.

Setiap tahun, beberapa orang kerap dikabarkan menjadi korban dari sungai yang membentang sejak Curugagung Sagalaherang di selatan, hingga Desa Muara dan Tanjungtiga di wilayah pesisir utara Laut Jawa.

Di awal tahun 2019 tepatnya pada Selasa tanggal 19 Februari, seorang nelayan asal Cirebon hilang terbawa arus di sekitar TPI lama Desa Muara, di Dusun Sindanglaut I. Kabar hilangnya nelayan tersebut tentunya menambah panjang daftar korban hilang Kali Ciasem.

Menurut Nana, seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian menyebutkan, peristiwa nahas tersebut tejadi saat memasuki senja, tepat memasuki waktu shalat maghrib.

Awalnya, nelayan nashas bernama Nurasa bersama orang tuanya sempat mampir dan singgah di warung milik anak Nana yang bernama Tati. Setelah itu, perahu Nurasa dan orang tuanya tersebut menyeberang ke seberang imur untuk melakukan perbaikan, karena bocor.

Tak ada yang tahu pasti penyebabnya, secara tiba-tiba Nurasa masuk ke dalam air dan langsung bergerak ke tengah Kali Ciasem, yang saat itu arusnya cukup deras. Melihat Nurasa seperti akan tenggelam, orang tua dan seorang warga sekitar bernama Ridwan berusaha untuk menolong.

Sayangnya, Nurasa terlanjur hilang ke dalam sungai. Upaya pencarian pun lantas dilakukan oleh Tim SAR, dengan bantuan berbagai pihak termasuk para nelayan dan warga sekitar.

Setelah hilang selama dua hari, jasad Nurasa akhirnya ditemukan di lepas pantai Teluk Ciasem pada Kamis sore (21/02/2019), di sekitar pengeboran minyak milik Pertamina, yang jaraknya sekitar 1 jam perjalanan laut dari TPI Mina Bahari.

Hilangnya nelayan asal Cirebon ini tentunya memunculkan bermacam spekulasi yang lantas dikaitkan dengan hal-hal gaib. Selama ini, daerah Muara Kali Ciasem di sekitar TPI Mina Bahari memang diyakini cukup angker dan mistis.

Meski di sepanjang Muara Kali Ciasem sendiri cukup ramai oleh aktivitas warga di pemukiman nelayan TPI Mina Bahari, namun tetap saja Muara Kali Ciasem menyimpan cerita horor. Sebagian masyarakat juga merasa yakin jika Muara Kali Ciasem menyimpan banyak misteri.

"Kami warga di sini saja merasa takut untuk mandi di sungai, padahal rumah kami hanya beberapa meter dari tepi sungai. Dulu orang tua selalu melarang kami mandi di kali (sungai) saat waktu maghrib," ujar Nana, yang berprofesi sebagai nelayan jaring ini.

Senada dengan Nana, beberapa warga di kawasan kampung nelayan Muara Ciasem juga meyakini adanya sosok mahluk gaib yang menjadi penghuni Muara Kali Ciasem. Keyakinan tersebut berdasar pada seringnya daerah Muara Kali Ciasem merenggut korban.

Menurut seorang warga, jika ada orang hilang dan tak kunjung ditemukan, itu berarti orang tersebut sedang dipeluk atau dipegang oleh 'penunggu' Muara Kali Ciasem. "Kalau sudah begitu (dipeluk penunggu Muara Kali Ciasem), biasanya akan muncul atau bisa ditemukan setelah 2 atau 3 hari."

Mitos keangkeran Kali Ciasem ini memunculkan keyakinan akan adanya larangan mandi atau berenang di sungai saat menjelang waktu maghrib. Karena sudah banyak jatuh korban, sebagian masyarakat pun tak berani mandi atau berenang di kali saat magrib.

Cerita horor di sekitar Muara Kali Ciasem sendiri diyakini sudah ada sejak turun temurun. Menurut pengakuan beberapa warga, sejak dahulu kala sudah cukup sering warga dan para nelayan yang hilang dan menjadi korban.

Karenanya, leluhur masyarakat nelayan Desa Muara Ciasem Blanakan rutin menggelar ritual adat Ruat Laut, yang bertujuan untuk berdoa memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT.

Terlepas dari semua mitos yang ada, Kali Ciasem adalah sebuah sungai yang mengalir langsung ke Laut Jawa. Secara alamiah, Muara Kali Ciasem merupakan daerah pertemuan dua arus, antara aliran sungai dan arus laut.

Karenanya, ada banyak kemungkinan dan juga faktor alam yang mungkin saja melatar - belakangi semua peristiwa yang selama ini terjadi di sekitar Muara Kali Ciasem. Kali Ciasem adalah sungai purba yang sudah sejak lama melegenda.
Misteri Muara Kali Ciasem, Mitos Keangkeran Sungai Ciasem Blanakan Subang
Kali Ciasem sendiri adalah satu dari tiga sungai utama yang ada di wilayan Subang. Sungai ini membentang sepanjang kurang lebih 60 kilo meter dari sejak Sagalaherang, hingga bermuara di Laut Jawa. mch/baim
Pantai Patimban Tempat Wisata di Subang Pantai Kelapa Pelabuhan Patimban Pusakanagara

On February 18, 2019 with No comments

Pantai Patimban adalah tempat wisata di Subang yang cukup populer dan kerap menjadi tujuan utama wisata pantai di daerah Pantura Subang. Pantai Kelapa Pelabuhan Patimban berlokasi di Desa Patimban Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Pantai pelabuhan patimban pusakanagara subang wisata dan penampakan pelabuhan patimban
Wisata Pantai Pelabuhan Patimban Pusakanagara Subang Jawa Barat
DOTGO.ID. Wisata. Pantai Patimban atau Pantai Kelapa adalah salah satu objek wisata populer di wilayah Pantura Subang yang berlokasi di Desa Patimban Pusakanaga. Pantai ini menjadi salah satu tujuan utama wisata bahari di Subang utara.

Pantai Patimban atau yang juga populer dengan sebutan Pantai Kelapa ini menawarkan panorama pantai yang cukup eksotis berupa hamparan Laut Jawa yang membentang luas hungga ke ujung cakrawala.

Bagi sebagian besar masyarakat Subang, Pantai Kelapa Patimban ini tentunya sudah sangat dikenal karena memang sudah sejak lama menjadi salah satu objek wisata pantai favorit di Pantura Subang.

Selain menawarkan pemandangan indah berupa hamparan laut yang kehijauan, di sepanjang pantai ini juga banyak ditumbuhi pohon kelapa. Karenanya, Pantai Patimban Subang juga dikenal sebagai Pantai Kelapa.

Memasuki akhir pekan atau musim liburan, suasana di sekitar Pantai Patimban biasanya akan lebih ramai dari hari-hari sebelumnya. Wisatawan pun nampak sangat menikmati pemandangan, bahkan sebagian nampak senang bermain atau mandi di pantai.

Selain bisa menikmati hamparan laut yang membentang, wisatawan di Pantai Patimban juga bisa menikmati sajian kuliner khas Pantura Subang berupa ikan bakar.

Cukup banyak warung yang berfungsi sebagai rumah makan yang menyajikan hidangan ikan bakar seperti ikan etong, ikan kakap, ikan kerapu, cumi, udang hingga kepiting. Wisatawan di Pantai Patimban tak perlu khawatir merasa lapar.

Selain rumah makan, sebagian warung di Pantai Patimban juga menjual aneka macam minuman dari mulai es kelapa, kopi, minuman segar atau soft drink hingga air mineral.

Tak sedikit pula pedagang keliling yang menjajakan jajanan seperti es cincau, es cendol, bakso, cilok (aci dicolok lidi), siomay atau batagor. Tak hanya itu, sesekali ada juga penjual tahu bulat digoreng dadakan di atas mobil, Rp 500-an.

Akses menuju Pantai Kelapa Patimban sendiri terbilang cukup mudah karena hanya berjarak sekitar 10 kilo meter dari Jalan Pantura Pusakanagara. Saat berada di perempatan Pasar Pusakanagara - Compreng, wisatawan tinggal berbelok ke arah utara, mengikuti jalan utama menuju Pantai Patimban.

Selain pantai, wisatawan juga bisa melihat langsung progres pembangunan Pelabuhan Patimban yang hingga saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Pelabuhan Patimban sendiri adalah pelabuhan berskala internasional, yang konon akan bisa menyamai Pelabuhan Tanjung Priok.
Pantai Patimban Pusakanagara objek wisata pantai di Subang Utara
Bersama beberapa wisata pantai di Pantura Subang lainnya seperti Pondok Bali, Pantai Cirewang, Penangkaran Buaya Balanakan atau Pantai Muara Ciasem, Pantai Patimban adalah objek wisata populer di Kabupaten Subang. mch/baim
Baru Ada Satu SPBU di Rest Area 379 Batang, Waspadai Isi BBM Saat Melintas di Tol Trans Jawa Tegal-Semarang atau Sebaliknya

On February 17, 2019 with No comments

Rest area dan SPBU Tol Trans Jawa khususnya di ruas Tol Tegal - Pemalang, Pemalang - Batang dan Batang, Kendal, Semarang masih belum sepenuhnya berfungsi, karena masih dalam tahap penyelesaian. Pengendara harus waspada dan mengsisi penuh tangki BBM sebelum melintas di jalur tol tersebut.
Rest area dan pom bensin tol semaran tegal trans jawa belum berfungsi sepenuhnya
Rest Area Tol Trans Jawa Tegal-Semarang masih belum beroperasi 100 persen
DOTGO.ID. Semarang. Jalan Tol Trans Jawa yang membelah bagian tengah pulau Jawa dan membentang dari ujung Barat di Banten hingga Banyuwangi di bagian timur, telah sepenuhnya dioperasikan. Secara resmi, ruas tol ini sudah bisa dilalui oleh semua jenis kendaraan.

Meski demikian, masih cukup banyak kekurangan terutama fasilitas penunjang jalan tol seperti rest area atau tempat istirahat, dan juga SPBU atau stasiun pengisian bahan bakar umum yang disebut juga pom bensin.

Hingga pertengahan Februari 2019, di beberapa ruas Tol Trans Jawa khususnya jalur Tegal -Pemalang, Pemalang - Batang, dan Batang Kendal Semarang atau sebaliknya, fasilitas berupa rest area belum sepenuhnya berfungsi.

Selain itu, masih sangat minim SPBU atau tempat mengisi BBM di sepanjang ruas tol tersebut, karena memang sebagian besar rest area yang ada masih dalam tahap penyelesaian. Beberapa rest area nampak masih ditutup dan belum bisa diakses.

Karenanya, pengendara diharap waspada dan dihimbau untuk selalu memperhatikan isi tangki BBM saat melintas di jalur tersebut. Isi penuh BBM sebelum melintas di jalur Tegal, Pemalang, Batang dan Semarang atau sebaliknya.

Jika dari arah barat, pengguna Tol Trans Jawa sebaiknya mengisi BBM di Rest Area Cirebon atau di rest area pertama di wilayah Brebes Jawa Tengah, karena di rest area (Brebes) berikutnya tak lagi tersedia SPBU atau pom bensin.

Saat memasuki ruas Pemalang, Batang hingga Semarang, kondisi ruas Tol Trans Jawa sangat minim rest area dan bahkan nampak cukup sepi dan gelap (saat malam) karena minimnya peneranagan atau lampu jalan.

Selain harus waspada karena kondisi yang sangat gelap saat malam hari, pengguna jalan Tol Trans Jawa juga harus hati-hati karena masih banyak perbaikan jalan yang menutup satu ruas tol di beberapa titik di sepanjang jalur tersebut.

Karena jarak tempuh dari Tegal hingga Semarang atau sebaliknya lumayan jauh, pengendara pun harus selalu memantau kondisi tangki BBM agar tak kehabisan bensin di tengah jalan. Terlebih, suasana ruas tol tersebut juga lumayan sepi, terutama saat malam hari.

Pengguna jalan Tol Trans Jawa dari arah Tegal menuju Semarang baru bisa mengsisi BBM di Rest Area 379 Batang, di sekitar perbatasan antara Kabupaten Kendal dan Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Meski demikian, SPBU di Rest Area 379 Batang ini juga masih belum sepenuhnya berfungsi. Meski pihak Pertamina sendiri sudah menyediakan BBM, namun mesin pompa BBM belum 100 persen dioperasikan.

Pegawai SPBU di Rest Area 379 Batang ini akan langsung menuangkan BBM dari jeriken ke dalam tangki BBM. Harga BBM per liter tetap sama karena meski dalam kemasan jeriken, tetapi BBM tersebut didistribusikan langsung oleh Pertamina.

Sebaliknya, para pengguna Tol Trans Jawa dari arah Semarang (Gerbang Tol Krapyak) menuju Tegal harus lebih ekstra waspada karena rest area di sepanjang ruas tol tersebut masih ditutup dan belum berfungsi. Beberapa rest area yang ada nampak masih dalam tahap finishing (penyelesaian).
SPBU di Rest Area KM 379 Batang masih belum berfungsi sepenuhnya
Para pengguna tol yang berkendara dari arah Semarang menuju Tegal baru akan menemui rest area di kilo meter 294 Tegal, itu juga masih belum dilengkapi fasilitas SPBU atau tempat pengsisian bahan bakar (pom bensin). mch/bam
Kuliner Simpang Lima Semarang Nasi Ayam Bu Sami Pojok Matahari Enak dan Murah Harganya

On February 16, 2019 with No comments

Nasi Ayam Bu Sami adalah salah satu kuliner khas Simpang Lima kota Semarang, Jawa Tengah. Nasi ayam Simpang Lima adalah nasi liwet dengan lauk utama berupa opor ayam (kampung), telur pindang, krecek dan tahu. Sepintas, cara penyajian Nasi Ayam Semarang ini mirip dengan Nasi Gudeg Jogjakarta.
Tempat makan enak dan murah di semarang nasi ayam bu sami simpang lima semarang
Nasi Ayam Bu Sami Simpang Lima Semarang enak dan murah harganya
DOTGO.ID. Kuliner. Simpang Lima kota Semarang adalah sebuah kawasan strategis di pusat kota, di jalur (jalan) nasional. Simpang Lima atau dikenal juga Lapangan Pancasila ini adalah sebuah persimpangan paling penting di kota Semarang.

Simpang Lima kota Semarang menjadi salah satu akses vital karena menghubungkan lima ruas jalan paling penting di kota Semarang, yakni Jalan Pahlawan, Jalan Pandanaran, Jalan Ahmad Yani, Jalan Gajah Mada dan Jalan KH. Ahmad Dahlan.

Karena menjadi pusat perlintasan, tak heran jika di sekitar kawasan Simpang Lima kota Semarang banyak berdiri bangunan penting seperti perkantoran, pusat perbelanjaan hingga hotel dan bank.

Selain kerap dimanfaatkan oleh warga sekitar maupaun para wisatawan dari luar daerah untuk bersantai, kawasan Simpang Lima Semarang juga dikenal karena keberadaan wisata kulinernya.

Hampir di setiap sudut kawasan Simpang Lima kota Semarang akan dengan mudah ditemui para penjual makanan dan minuman. Kuliner Simpang Lima Semarang sendiri akan semakin ramai saat memasuki malam hari.

Salah satu kuliner Simpang Lima Semarang paling populer adalah Nasi Ayam Bu Sami yang berada di salah satu sudut atau pojok Matahari Mall Simpang Lima. Setiap malam, Nasi Ayam Bu Sami selalu ramai pembeli.

Seperti nasi ayam khas Semarang dan juga beberapa daerah lain di Jawa Tengah, Nasi Ayam Bu Sami juga terdiri dari nasi liwet, opor ayam, pindang telur (dibelah dua), krecek (kulit sapi) dan beberapa bahan tambahan seperti tahu dan tempe.

Selain itu, pengunjung juga bisa memilih lauk tambahan seperti sate daging, ayam goreng, sate telur puyuh, sate jeroan, babat, hingga ceker dan kepala ayam. Ada juga aneka jenis gorengan sebagai lauk tambahan atau untuk cemilan.

Nasi Ayam Bu Sami sendiri mulai buka pada pukul 23.00 WIB atau jam 11 malam, dan tutup pada jam 6 pagi. Nasi Ayam Bu Sami adalah salah satu kuliner khas di Simpang Lima Semarang yang tak pernah sepi pengunjung.

Menurut beberapa pengunjung, mereka selalu menyempatkan diri ke Simpang Lima dan makan di lapak Nasi Ayam Bu Sami tiap kali berkunjung ataupun hanya sekedar singgah di Semarang.

"Nasi liwet opor ayam di sini (Bu Sami) sangat enak, keluarga kami sudah sejak lama berlangganan. Harganya juga murah," ujar Bobby, seorang pengunjung asal Subang, Jawa Barat.

Popularitas Nasi Ayam Bu Sami (pojok Matahari Mall) Simpang Lima Semarang sendiri sudah sangat melegenda karena lapak nasi ayam khas Semarangan ini sudah buka sejak tahun 1975. Nasi Ayam Bu Sami juga tak membuka cabang di tempat lain.

Nasi Ayam Bu Sami Simpang Lima kota Semarang juga menerima pesanan dari para pelanggan, dan bisa dihubungi di nomor telepon  0813 2655 9966 atau 0813 2525 8885. Harga Nasi Ayam Bu Sami komplit per porsi berkisar Rp 20.000-an.

Simpang Lima Semarang atau Lapangan Pancasila ini mulai difungsikan pada sekitar tahun 1969. Sebelumnya alun-alun kota Semarang berada di Kauman. Karena kawasan Kauman makin ramai dan beralih fungsi menjadi pusat perbelanjaan, alun-alun pun lantas dipindah ke Simpang Lima.
Kuliner Simpang Lima Semarang Nasi Ayam Bu Sami Pojok Matahari
Simpang Lima Semarang sendiri saat ini sudah menjadi ikon paling populer kota Semarang. Simpang Lima Semarang juga dikenal sebagai area kuliner favorit, dengan ikon kulinernya Nasi Ayak Bu Sami Pojok Matahari. mch/baim
Rumah Makan Sari Wangi Cikampek Mall Kuliner Sunda dan Masakan Indonesia Enak dan Murah Harganya

On February 13, 2019 with No comments

Rumah Makan Sari Wangi adalah salah satu restoran atau rumah makan khas Sunda yang cukup populer di wilayah Cikampek Karawang dan sekitarnya. Restoran Sari Wangi menyajikan menu khas Sunda dan juga beragam masakan Indonesia yang lezat dengan harga yang cukup terjangkau.
Sari wangi restoran tempat makan yang enak di cikampek rumah makan sari wangi
Rumah Makan Sari Wangi Cikampek Mall sajian lezat harga hemat
DOTGO.ID. Kuliner. Cikampek Mall (Cimal) adalah salah satu pusat perbelanjaan yang cukup populer di kota Cikampek. Selain menyediakan bermacam barang kebutuhan, di Cikampek Mall juga terdapat area kuliner populer salah satunya RM Sari Wangi.

Rumah Makan Sari Wangi adalah salah satu restoran khas Sunda yang menyajikan bermacam menu tradisional khas Parahyangan dan juga aneka masakan modern Indonesia lainnya.

Rumah Makan Sari Wangi Cikampek Mall yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani Cikampek Selatan ini adalah salah satu rumah makan favorit terutama bagi para pengunjung Cikampek Mall, atau yang dikenal juga Mall Cikampek.

Selain menyediakan menu khas Sunda seperti nasi timbel komplit, Rumah Makan Sari Wangi Cikampek Mall juga menyediakan bermacam menu olahan dari daging, ayam, ikan hingga tahu dan tempe.

Tak hanya menu khas Sunda, Rumah Makan Sari Wangi Cikampek Mall juga menyediakan kuliner nusantara masakan Indonesia yang cukup lezat dengah harga yang bersahabat. Sari Wangi adalah tempat makan enak di Cikampek dengan harga hemat.

Selain sajian nasi dengan aneka lauk pauknya, Rumah Makan Sari Wangi Cikampek Mall juga menyediakan menu lain seperti mie goreng, mie rebus, capcay, hingga mie bakso. Tersedia juga menu pembuka berupa otak-otak ikan.

Untuk minuman, pengunjung Rumah Makan Sari Wangi Cikampek Mall bisa memesan aneka minuman seperti jus buah alpukat, jus melon, jus apel, jus tomat, jus mangga, jus wortel, teh tawar (gratis), es teh manis hingga soft drink dan air mineral.

Selain menu tersebut di atas, Rumah Makan Sari Wangi juga menyediakan aneka kue dan roti (cake bakery), aneka pastry, black forest, tart ulang tahun, tart pengantin, snack box, nasi box hingga kambing guling.

Meski cita rasa masakan Rumah Makan Sari Wangi Cikampek sendiri sudah terkenal enak sejak lama, namun harga yang dipatok cukup terjangkau (murah) untuk semua kalangan. Pengunjung pun tak perlu khawatir (isi) kantong jebol.

Karenanya, Rumah Makan Sari Wangi Cikampek Mall sendiri hampir selalu ramai oleh pengunjung terutama saat jam makan. Saat akhir pekan dan liburan, pengunjung Rumah Makan Sari Wangi akan bertambah ramai.

Rumah Makan Sari Wangi sendiri menempati ruko Mall Cikampek Blok C Nomor 16, persisnya berhadapan dengan pintu masuk (parkiran) Cikampek Mall. Untuk reservasi, pengunjung bisa menghubungi Rumah makan Sari Wangi Cikampek di nomor telepon 0264 - 304500.
Rumah Makan Sari Wangi Cikampek Mall, Cikampek Karawang Jawa Barat
Sebelum buka cabang di Cikampek Mall, Rumah Makan Sari Wangi (dikenal juga Toko Kue Asta) sudah sejak lama (1992) buka di sekitar fly over (jembatan layang) Pasar Cikampek, Karawang, Jawa Barat. mch/baim