Bundaran Mangga, Jalur Simpang Lima dan Ikon Indramayu Sebagai Kota Mangga

Bundaran Mangga Kota Indramayu adalah sebuah bangunan berbentuk monumen atau tugu yang berada di Pekandangan, Indramayu. Bangunan ikonik dengan buah mangga di atasnya ini berada di tengah-tengah sebuah persimpangan yang kesemuanya menjadi akses penting dari dan ke kota Indramayu.

Persimpangan (simpang lima) atau Bundaran Mangga ini juga menjadi salah satu ikon kota Indramayu yang sangat terkenal karena menjadi akses langsung menuju kawasan Balongan hingga ke Cirebon.
Bundaran mangga simpang lima pekandangan indramayu
Bundaran Mangga, Simpang Lima Indramayu, Jawa Barat
DOTGO.ID. Pekandangan adalah sebuah desa atau kelurahan yang terletak di wilayah kecamatan/kota Indramayu. Desa ini cukup dikenal oleh masyarakat Indramayu maupun para pengendara yang sedang melintas di kawasan tersebut.

Kawasan ini sangat dikenal arena keberadaan sebuah simpang lima yang ditengah-tengahnya terdapat tugu atau monumen dengan buah mangga di atasnya.

Bundaran Mangga sendiri menjadi persimpangan yang 'wajib' dilalui oleh kendaraan yang melintas dari arah barat seperti Lohbener (celeng) atau Bangkir, dan hendak menuju arah Balongan, Karangampel hingga ke Cirebon.

Kendaraan yang berasal dari arah barat kota Indramayu memang akan lebih cepat dan mudah sampai ke daerah bagian timur kota Indramayu seperti Karangampel, Gunungjati hingga ke Cirebon jika melewati jalur ini.

Saat berada di bundaran tersebut, kendaraan dari arah barat (Terminal Sindang Indramayu) memang harus mengambil jalur lurus untuk kemudian melalui kawasan unit pengolahan minyak milik Pertamina di Balongan.

Dengan jalan yang cukup mulus dan relatif sepi, kawasan Balongan sendiri menjadi jalur alternatif menuju arah Cirebon bagi para pengendara yang ingin menghindari kawasan Jatibarang-Tegalgubug-Cirebon yang kerap mengalami kepadatan.

Selepas melewati Bundaran Mangga, pengendara akan langsung masuk ke kawasan Balongan dengan melaui jalan beraspal yang terbilang mulus dan cukup nyaman untuk dikendarai. Sepanjang perjalanan, pengendara akan disuguhi pemandangan berupa hamparan pesawahan dan kebun-kebun milik warga.

Suasana akan terasa semakin berbeda manakala pengendara memasuki kawasan unit pengolahan minyak Balongan yang didominasi oleh bangunan industri dengan cerobong asap yang selalu mengepul.

Meski terbilang lengang, namun daerah ini juga menyediakan fasilitas yang cukup memadai bagi keperluan para pengendara seperti SPBU (pom bensin), minimarket, rumah makan, kantor polisi, dan bahkan fasilitas umum berupa rumah sakit.

Selain itu, di kawasan tersebut juga terdapat komplek perumahan Pertamina Bumi Patra, yang disediakan untuk karyawan dan para pekerja di unit pengolahan minyak Balongan.

Selepas melalui kawasan tersebut, pengendara juga bahkan bisa berwisata dengan singgah di Pantai Tirtamaya yang terletak di sebelah kiri jalan.

Pantai Tirtamaya adalah salah satu wisata pantai yang cukup ternama di Indramayu. Selain itu, cukup banyak pula para penjual kelapa muda yang menjajakan dagangannya di pinggir jalan.

Untuk pengendara yang kebetulan merasa lapar, bisa meneruskan perjalanan ke arah timur ke wilayah kecamatan Juntinyuat. Di daerah ini, bisa ditemui sebuah rumah makan yang tak terlalu besar namun sudah sangat terkenal, yakni Sate Mang Rum Junti.

Selain menyediakan sate kambing muda, Sate Mang Rum juga menyediakan sate sapi, sate ayam, sop, empal dan gulai.

Selepas kecamatan Juntinyuat, maka para pengendara akan memasuki daerah atau pasar Karangampel yang ditandai dengan adanya lampu merah dan patung lele. Tak seperti Bundaran Mangga, patung api tak terlalu dikenal dan terkesan tenggelam oleh hiruk-pikuk dan keramaian pasar Karangampel.

Sementara Bundaran Mangga adalah salah satu ikon kota Indramayu yang sudah dikenal luas oleh masyarakat khususnya di pesisir utara Jawa Barat. Bundaran Mangga sendiri menjadi penanda atau ikon Kabupaten Indramayu yang dikenal dengan sebutan kota mangga.

Hampir di semua tempat di Indramayu buah mangga memang tumbuh sangat subur. Bahkan salah satu jenis mangga 'asli' Indramayu yakni mangga gedong gincu sudah sangat termashyur karena rasa dan kelezatannya.

Tak hanya bagi masyarakat Jawa Barat, mengga gedong gincu juga sudah dikenal secara nasional dan bahkan diekspor ke mancanegara

Popularitas Bundaran Mangga juga banyak diabadikan dalam bentuk lagu yang sebagian besarnya mengisahkan roman percintaan. Beberapa lagu memang sengaja diciptakan untuk mempopulerkan kota Indramayu khususnya Bundaran Mangga.
Islamic Center Bundaran Mangga Kota Indramayu Jabar
Dalam bait syairnya, beberapa lagu mengisahkan tentang asmara dan janji suci pemuda pemudi sepasang kekasih yang diikrarkan di sekitar Bundaran Mangga Kota Indramayu Jawa Barat. mch
Soeara Rakjat Just Think of Reading, Writing and Vlogging! We Can Share Everything!

0 Response to "Bundaran Mangga, Jalur Simpang Lima dan Ikon Indramayu Sebagai Kota Mangga"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel