ADVERTISEMENT

Search This Blog

Powered by Blogger.

Rumah Makan Ibu Haji Ciganea Purwakarta, Kelezatan Cita-Rasa Masakan Khas Sunda yang Melegenda

On March 30, 2018 with No comments

Rumah Makan Ibu Haji Ciganea, adalah salah satu rumah makan khas Sunda yang sangat familiar bagi masyarakat Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta bahkan hingga sebagian pulau Jawa. Dengan sajian khas Sunda berupa ayam goreng, pepes dan goreng ikan, gepuk daging, sate maranggi, sayur asem, tahu, tempe, sambal dadakan dan lalapan, Rumah Makan Ibu Haji Ciganea seolah sudah menjadi trade mark kuliner masyarakat Sunda.
Rumah makan ibu haji ciganea, rumah makan ibu haji cijantung masakan sunda
Sajian khas RM Ibu Haji Ciganea/Cijantung
DOTGO.ID. Kuliner. Jika anda adalah warga Jawa Barat dan sekitarnya yang kerap bepergian, tentunya sudah tidak asing lagi dengan RM Ibu Haji Ciganea atau disingkat menjadi RM IHC. RM IHC adalah salah satu rumah makan khas Sunda yang cukup populer di Jawa Barat, DKI Jakarta hingga Banten bahkan sebagian daerah di Jawa. 

Rumah Makan ini sendiri sudah membuka banyak cabangnya di berbagai kota di seputaran Jawa Barat, Jakarta dan Banten. Tak hanya orang Sunda saja, seluruh masyarakat yang tinggal di kota-kota tersebut maupun warga yang kebetulan singgah pasti sudah mencicipi atau minimalnya pernah mendengar kemashyuran rumah makan ini.

Kepopuleran rumah makan Ibu Haji Ciganea pun semakin menjadi-jadi manakala pada pertengahan tahun 2000-an di beberapa ruas tol dibuka Rest Area yang memiliki kapasitas dan daya tampung kendaraan lebih besar. Sejak itu pula hampir di setiap Rest Area yang ada, RM IHC akan membuka cabangnya.

Lalu apa yang menjadi keistimewaan dan daya tarik dari rumah makan ini? Keramahan dan cita rasa masakan khas Pasundan yang tentunya membuat banyak pencinta kuliner menjadi tergila-gila. Lebih dari itu, harga yang dipatok pun relatif sangat terjangkau bagi semua kalangan.

Seperti halnya rumah makan Padang, RM IHC juga tak menawarkan buku menu pada para pelanggannya. RM ini akan langsung mengeluarkan seluruh hidangan yang tersedia dan menjadi andalannya. Ayam goreng, ayam panggang/bakar, ikan mas, gepuk, bakwan jagung, tahu, tempe berikut lalap dan sambal dadakan yang dirajang kasar dan memiliki rasa pedas super gahar akan langsung disajikan.

Sambal dadakan, memang menjadi salah satu ciri khas masakan Sunda. Sambal dadakan dengan rajangan kasar ini terasa begitu nikmat saat kita santap bersama nasi putih panas yang masih ngebul dalam sebuah bakul berukuran kecil yang tentu saja porsinya sudah disesuaikan.

Khusus menu ikan, selain ikan mas berukuran besar atau standar, rumah makan ini juga menyajikan seporsi ikan kecil yang ditumpuk dalam sebuah piring berukuran sedang. Ikan-ikan ini menyerupai ikan wader atau ikan mas anakan yang rasanya sangat gurih, renyah dan terasa begitu melekat di lidah.

Menikmati lezatnya sajian di RM IHC pun terasa lebih puas manakala pelanggan membayar dikasir yang ternyata jumlah total pembayaran pun tak membengkak. Dengan harga yang relatif terjangkau dan cita rasa masakan Sunda yang sudah dikenal sejak dulu kala ke seluruh Indonesia, tentunya RM IHC adalah salah satu pilihan utama masyarakat Sunda pada khususnya.

Rumah Makan Ibu Haji Ciganea sendiri didirikan oleh Hajjah Aminah di Ciganea, Purwakarta, Jawa Barat sejak hampir 20 tahun silam. Saat ini, RM IHC sudah menjelma menjadi salah satu rumah makan Sunda yang paling populer dan tak pernah sepi dari pelanggannya. Di kota mana saja RM IHC ini membuka cabangnya, hampir dipastikan akan selalu ramai dipenuhi pelanggannya.

Belakangan, RM IHC sendiri seperti terbagi dua karena dampak dari perselisihan diantara ahli waris Hajjah Aminah selaku pendiri Rumah Makan Ibu Haji Ciganea. Karena salah satu ahli warisnya mengklaim brand RM IHC adalah miliknya, maka ahli waris yang lain lantas mengganti rumah makan IHC yang dikelolanya dengan nama RM Ibu Haji Cijantung dh Ciganea. Namun demikian, hampir tak ada perbedaan baik cara penyajian maupun cita rasa dari keduanya.
Rumah Makan Ibu Haji Cijantung yang juga dikelola oleh salah satu ahli waris Hajjah Aminah ini tetap mencantumkan Ciganea hingga memjadi RM Ibu Haji Cijantung (dh) Ciganea. Lebih dari itu, terpampang pula foto Hajjah Aminah selaku pendiri dari Rumah Makan Ibu Haji Ciganea. Seperti halnya Warung Nasi Ampera Bandung, Rumah Makan Ibu Haji Ciganea juga telah menjelma menjadi salah satu ikon populer masakan Sunda. mch/baim
-->
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »