ADVERTISEMENT

Search This Blog

Powered by Blogger.

Kawah Putih Ciwidey Tempat Wisata yang Eksotis di Bandung Selatan, Bekas Letusan Gunung Api Purba Patuha

On January 06, 2019 with No comments

Kawah Putih adalah objek wisata di Ciwidey atau yang dikenal juga dengan sebutan kawasan Bandung Selatan. Kawah Putih berada di puncak Gunung Patuha, yang ketinggiannya mencapai 2.194 meter di atas permukaan laut (mdpl). Kawah Putih merupakan salah satu tempat wisata paling populer di sekitar Ciwidey Bandung.
Kawah putih gunung patuha yang eksotis dan berubah warna, terbentuk sejak zaman purba
Kawah Putih Ciwidey tempat wisata populer di Bandung Selatan
DOTGO.ID. Wisata. Kawah Putih adalah salah satu tempat wisata yang paling populer di sekitar Ciwidey, dan terbilang selalu ramai dikunjungi para wisatawan terutama saat akhir pekan dan musim liburan. Kawah Putih berada di Gunung Patuha, atau dikenal juga dengan sebutan Gunung Pak Tua.

Kawah Putih sendiri menjadi objek wisata yang sangat populer di Bandung selatan karena tampilannya yang eksotis. Selain kawah, area tanah di sekitarnya juga berwarna putih karena pencampuran unsur belerang, dan usianya yang sudah sangat tua.

Kawah Putih yang berwarna putih kehijauan ini juga sering berubah warna sesuai dengan perubahan kadar belerang yang terkandung di dalamnya. Selain itu, faktor suhu dan cuaca juga turut berpengaruh pada perubahan warna kawah putih.

Kawah putih yang berada di ketinggian Gunung Patuha ini memiliki suhu udara rata-rata antara 8° hingga 22° celcius. Karenanya, Kawah Putih yang berudara sejuk ini sangat diminati oleh para wisatawan.

Menurut catatan, Kawah Putih sendiri ditemukan oleh seorang berkebangsaan Belanda bernama Dr. Franz Wilhelm Junghuhn, yang kala itu tengah melakukan perjalanan eksplorasi di kawasan Bandung Selatan, tepatnya sekitar tahum 1837.

Sejak itu, Kawah Putih mulai diketahui masyarakat sekitar, hingga akhirnya dikenal luas sebagai salah satu tempat wisata favorit di kawasan tersebut. Selain Kawah Putih, ada kawah atau danau lain bekas letusan Gunung Patuha yang berlokasi di sebelah barat, yaitu Kawah Saat yang airnya sudah mengering.

Sejarah Kawah Putih sendiri bermula saat Gunung Patuha meletus pada sekitar abad 13. Bekas erupsi Gunung Patuha yang merupakan gunung api purba di selatan Bandung ini membentuk sebuah danau yang sangat indah berwarna putih, yang kini dikenal sebagai Kawah Putih.

Menurut beberapa catatan, Gunung Patuha sendiri sebelumnya pernah erupsi pada sekitar abad 10. Letusan (pertama) Gunung Patuha ini membentuk sebuah kawah yang berlokasi di sebelah barat, yang kini sudah mengering dan dikenal sebagai Kawah Saat (dalah bahasa Jawa asat).

Gunung Patuha sendiri adalah gunung api tipe B yang usianya diyakini sudah sangat tua. Karenanya, Gunung Patuha juga dijuluki sebagai (gunung) Pak Tua, mengingat usia dan sejarah pembentukannya.

Beberapa situs penelitian vulkanologi menyebutkan, Gunung Patuha terbentuk dan muncul ke permukaan ketika daerah Dataran Tinggi Bandung masih berupa dasar samudera. Kala itu, bentuk kulit bumi sedang mengalami pembentukan lipatan-lipatan dan juga gunung berapi secara radikal dan revolusioner.

Munculnya Gunung Patuha ke permukaan ini lalu membentuk dataran (tinggi) baru yang terbentang sejak bagian barat di Ciwidey hingga Pangalengan di bagian timurnya. Hingga kini, kawasan dataran tinggi di Ciwidey hingga Pangalengan dikenal memiliki lanskap menawan dan sangat menarik perhatian para wisatawan.

Sejarah terbentuknya dataran tinggi di daerah Bandung selatan khususnya Gunung Patuha dan juga Kawah Putih ini sendiri tentu saja semakin menarik minat para wisatawan untuk mengunjungi kawasan wisata di Ciwidey tersebut.

Untuk menjangkau Kawah Putih, wisatawan bisa langsung mengakses jalan Ciwidey - Rancabali dan langsung menaiki kaki Gunung Patuha. Tiket masuk Kawah Putih Gunung Patuha sendiri adalah sebesar Rp 20.000 per orang.

Selain bisa langsung menuju area kawah dengan mobil pribadi, wisatawan juga bisa memarkirkan kendaraam di sekitar pintu masuk Kawah Putih, lalu memanfaatkan jasa angkutan khusus Kawah Putih yang sudah disediakan.

Jika ingin langsung menuju ke area Kawah Putih dengan mobil pribadi, pastikan kendaraan dalam kondisi baik dan prima. Jalan menuju Kawah Putih sendiri terbilang cukup ekstrim dengan tanjakan dan tikungan yang sangat curam. Bagi yang belum terbiasa, dianjurkan waspada saat mengakses jalan tersebut.

Selain itu, siapkan masker saat berada di area Kawah Putih Gunung Patuha, karena aroma belerangnya yang masih cukup kuat. Wisatawan juga dihimbau agar tak terlalu lama berada di pusat kawah (cukup 15 menit saja), karena dinilai bisa beresiko pada kesehatan.
Kawah Putih bekas letusan Gunung Api Purba Patuha di abad 13
Selain Kawah Putih, kawasan Ciwidey - Rancabali sendiri dikenal memiliki banyak tempat wisata yang bisa diakses oleh para wisatawan. Di kawasan ini juga cukup banyak terdapat hotel, villa, penginapan hingga restoran rumah makan. mch/baim
-->
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »