ADVERTISEMENT

Search This Blog

Powered by Blogger.

Situ Cileunca Pangalengan Tempat Rekreasi Keluarga di Bandung Selatan, Tempat Eksotis yang Terkenal Mistis

On January 06, 2019 with No comments

Situ Cileunca adalah sebuah danau atau situ yang berlokasi di wilayah Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung, atau dikenal juga dengan sebutah Bandung selatan. Tempat wisata Situ Cileunca berlokasi di jalan lintas Bandung - Garut bagian selatan yang juga terkenal cukup angker dan rawan.
Situ cileunca tempat wisata di pangalengan bandung yang indah dan mistis
Situ Cileunca Pangalengan berlatar keindahan Gunung Wayang
DOTGO.ID. Wisata. Situ Cileunca Pangalengan adalah salah satu objek wisata yang cukup populer dan menyajikan pemandangan indah juga suasana yang cukup tenang dan nyaman. Selain itu, wisata Situ Cileunca juga menyediakan beberapa wahana dan arena permainan.

Situ Cileunca Pangalengan Bandung ini sendiri adalah destinasi wisata yang terbilang murah dan terjangkau bagi semua kalangan. Wisatawan pun bisa datang kapan saja, karena Situ Cileunca terbuka untuk umum selama 24 jam dalam sepekan.

Pada hari-hari biasa, wisatawan yang berkunjung ke Situ Cileunca cukup membayar tarif yang sangat murah, yakni Rp 5.000 per orang. Sementara di akhir pekan atau liburan, tarif wisata Situ Cileunca sebesar Rp 10.000 per orang.

Selain bisa menikmati suasana situ yang cukup tenang dan nyaman dengan tarip murah, wisatawan juga bisa melakukan kegiatan out bond, tentunya dengan beragam permainan yang tarifnya berkisar antara Rp 150.000 hingga Rp 450.000 per orang.

Sealin itu, ada juga wisata olahraga tantangan yaitu arung jeram atau rafting Situ Ciluenca di Sungai Palayangan, tarifnya berkisar Rp 150.000-an. Trek arung jeram Cileunca di sungai Palayangan sepanjang 4 kilometer ini biasanya menghabiskan waktu sekitar 2 jam.

Arung jeram Situ Cileunca sendiri menjadi salah satu daya tarik dari objek wisata yang ada di Bandung Selatan ini. Saat akhir pekan, tak jarang para wisatawan yang datang secara rombongan akan menggelar kegiatan out bond dan arung jeram di Situ Cileunca.

Selain itu, ada banyak perahu yang disediakan jika wisatawan ingin berkeliling menikmati suasana Situ Cileunca. Tersedia juga villa atau penginapan yang oleh masyarakat dan para wisatawan sering disebut Hotel Cileunca. Jika ingin menginap, wisatawan sudah disediakan tempat di Hotel Cileunca.

Banyak pula tempat atau titik eksotis di Situ Cileunca dengan latar Gunung Wayang, yang nampak sangat indah dari kejauhan. Bagi para penggemar selfie dan fotografi, Situ Cileunca Pangalengan tentunya akan menawarkan banyak keindahan.

Sejarah Situ Cileunca sendiri bermula dari seorang berkebangsaan Belanda di era kolonial bernama Kuhlan, yang tinggal di Pangalengan dan konon menjadi pemilik dari kawasan Situ Cileunca saat ini.

Kala itu, Kuhlan melihat potensi besar Pangalengan yang sejuk untuk menjadi sentra penghasil kopi dan sayur-sayuran. Karenanya, Kuhlan lantas berniat membuat aliran listrik tenaga air di Pangalengan.

Kuhlan pun mulai membendung Sungai Cileunca, hingga areal hutan dan kebun yang dimilikinya pun berubah menjadi situ atau danau. Menurut cerita masyarakat setempat, pembanguan waduk Situ Cileunca menghabiskan waktu selama 7 tahun, dimulai sejak tahun 1919 hingga 1926.

Menurut mitos yang berkembang, Situ Cileunca tidak dibangun menggunakan alat biasa seperti cangkul atau sekop, tapi menggunakan halu (sejenis alat untuk menumbuk padi). Pembangunan Situ Cileunca sendiri konon dipimpin oleh dua "orang pintar" bernama Juragan Mahesti dan Juragan Arya.

Meski begitu, sebagian kalangan juga menyebut Situ Cileunca yang luasnya mencapai ratusan hektar dan berada di dua kampung yaitu Warnasari dan Pulosari ini dibangun dengan sistem kerja paksa atau kerja rodi, yang memang marak di era penjajahan.

Hingga kini, penampakan pembangkit listrik tenaga air di Situ Cileunca atau yang dikenal juga dengan sebutan Dam Pulo ini masih bisa dilihat dengan jelas. Kabarnya, pembangkit listrik di Dam Pulo Situ Cileunca ini pernah menjadi sumber aliran listrik bagi sebagian wilayah Bandung.

Selain sebagai pembangkit tenaga listrik, air Situ Cileunca atau Dam Pulo Pangalengan ini juga dimanfaatkan sebagai sumber ait bersih bagi warga sekitar. Saat itu, kapasitas air di Dam Pulo Situ Cileunca berjumlah hampir 10 juta meter kubik.

Dibalik keindahannya, Situ Cileunca juga menyimpan cerita horor yang menurut masyarakat sekitar sudah ada sejak lama. Kabarnya, sering ada penampakan sosok lelembut (mahluk halus khas Sunda) sejenis soang dongkal dan lulun samak.

"Dongkal soang itu seperti soang (angsa) besar yang tiba-tiba muncul di tengah danau. Kalau lulun samak, itu seperti tikar menggulung. Dulu orang tua kami melarang main di Situ Cileunca saat magrib, katanya takut digulung lulun samak," ujar Tatang.

Menurut mitos, lulun samak (tikar gulung) ini terlihat seperti tikar biasa yang tiba-tiba muncul dan terhampar di pinggir situ. Saat ada orang yang mendudukinya, lulun samak akan langsung menggulung lalu bergerak ke tengah situ dan menghilang.

Meski demikian, Tatang menyebut legenda keangkeran Situ Cileunca adalah upaya dari para orang tua dulu agar anak-anaknya selamat tak tenggelam saat bermain di Situ Cileunca. "Dari dulu kita dilarang mandi, sebab kalau ke tengah situ kedalamannya mencapai 75 meter lebih," pungkasnya.

Terlepas dari semua mitos yang ada, Situ Cileunca adalah sebuah danau yang cukup dalam dengan latar gunung (gunung wayang) dan hutan. Dibalik keindahannya, para wisatawan harus tetap waspada dan mengutamakan keselamatan agar tak tenggelam.
Situ Cilunca Pangalengan objek wisata di Bandung Selatan
Objek wisata Situ Cileunca sendiri sangat mudah diakses karena lokasinya berada di jalan lintas Bandung - Garut di jalur Pangalengan - Cisewu. Jika dari arah Soreang Bandung, Situ Cileunca berjarak sekitar 2 KM setalah Pasar Pangalengan. mch/baim
-->
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »