ADVERTISEMENT

Search This Blog

Powered by Blogger.

Batik Cirebon Sejarah Batik Tulis Trusmi Cirebon Jawa Barat, Batik Cirebon Mega Mendung

On March 16, 2019 with No comments

Batik Cirebon atau yang dikenal juga Batik Trusmi adalah salah satu corak batik (Jawa) yang cukup popuer di kalangan pecinta kain batik. Batik Trusmi Cirebon atau disebut juga batik pesisir ini diyakini sudah ada sejak abad 14, di masa awal berdirinya Kesultanan Cirebon. Salah satu corak Batik Cirebon yang paling populer adalah motif batik Mega Mendung.
Batik trusmi batik khas cirebon yang bersejarah, batik cirebon mega mendung
Batik Trusmi sejarah panjang seni batik di Cirebon Jawa Barat
DOTGO.ID. Trusmi. Batik Tulis Cirebon adalah salah satu jenis kain batik yang memiliki nilai seni tinggi dan kerap menjadi buruan para pecinta kain batik. Salah satu motif Batik Cirebon atau yang dikenal juga Batik Pesisir yang paling populer adalah batik corak Mega Mendung.

Berbeda dengan kain batik biasa yang dalam proses pembuatannya lebih modern, Batik Tulis dianggap memiliki nilai seni dan estetika yang jauh lebih tinggi. Harganya Batik Tulis asli pun jauh lebih mahal dari batik biasa.

Batik Tulis Cirebon asli menjadi mahal karena dalam prosesnya dibuat secara manual, yakni dengan melukis langsung corak atau motif batik di atas kain. Karenanya butuh waktu yang cukup lama untuk bisa menghasilkan batik tulis asli.

Di kota Cirebon, Batik Tulis sendiri sudah menjadi barang souvenir yang sangat khas, karena Batik Cirebon dianggap mewakili entitas budaya masyarakat Cirebon. Batik Cirebon Mega Mendung ini juga dikenal dengan sebutan Batik Pesisir khas Cirebon.

Menurut Mega, seorang resepsionis di Hotel Bentani Cirebon, Batik Tulis yang dipamerkan di stan batik loby Hotel Bentani adalah karya para seniman batik yang mayoritas berasal dari daerah Trusmi.

"Harga Batik Tulis Cirebon asli memang lebih mahal dari batik biasa, karena proses pembuatannya yang membutuhkan ketelitian dan insting seni membatik yang tinggi. Itu semua berasal dari Trusmi," ujar Mega.

Trusmi sendiri adalah sebuah kawasan sentra batik di wilayah Cirebon yang lokasinya berada di belakang Pasar Plered, Cirebon. Saat ini, Trusmi sudah dikenal luas sebagai salah satu penghasil kain batik terbesar di Jawa Barat.

Seni Batik Trusmi Cirebon diyakini sudah ada sejak ratusan silam, sejak masa awal berdirinya Kesultanan Cirebon, sekitar abad 14. Konon, masyarakat Trusmi kala itu sudah mampu membuat motif batik dengan sangat baik dan apik.

Dikisahkan, pada suatu ketika Sultan Cirebon menyuruh orang Trusmi untuk membuat batik seperti milik Sultan, dengan hanya memperlihatkan motifnya saja, tanpa melihat langsung contoh kain batik milik Sultan secara keseluruhan.

Saat waktu yang sudah ditentukan tiba, orang Trusmi pun datang ke keraton untuk menyerahkan kain batik buatannya. Seniman batik Trusmi lalu meminta batik asli milik Sultan, lalu dibungkus menjadi satu bersama kain batik buatannya.

Setelah itu, orang Trusmi lantas mempersilahkan Sultan untuk bisa memilih mana kain batik asli miliknya, dan mana kain batik buatan orang Trusmi, yang sengaja dibuat menyerupai batik milik Sultan Cirebon tersebut.

Karena konon kedua kain batik ini memiliki penampilan yang sangat serupa hingga ke bagian paling detail, Sang Sultan pun tak bisa lagi membedakan mana kain batik miliknya, dan mana kain batik buatan seniman orang Trusmi.

Sejak itulah kain batik Trusmi diakui sebagai kain batik yang sangat bagus. Seniman batik Trusmi pun mulai dikenal luas sebagai pembuat batik handal, yang mampu menghasilkan kain batik berkualitas.

Tak hanya di Cirebon, batik yang konon berasal dari kata amba dan titik ini sudah menjadi ragam budaya masyarakat Indonesia terutama di Pulau Jawa. Saat ini, ada beberapa jenis batik seperti Batik Solo, Pekalongan, Yogya hingga batik Cirebon atau Batik Trusmi.

Meski tak ada catatan pasti mengenai kapan seni batik mulai dikenal khususnya di Indonesia, namun banyak yang menduga tekhnik membatik berasal dari Sumeria, yang dikembangkan di Jawa bersamaan dengan masuknya para saudagar asal Persia dan India.

Meski di beberapa negara Asia seperti India, Malaysia, Sri Lanka, Thailand hingga Iran dan beberapa negara di Afrika juga mengenal adanya batik, namun kain batik yang kadung terkenal adalah yang berasal dari Indonesia, khususnya Jawa.

Di masa lalu, membatik (membuat kain corak batik) sendiri biasanya dilakukan oleh kaum perempuan. Tak hanya karena panggilan seni, melukis kain batik juga sudah menjadi "pekerjaan tetap" kaum perempuan. Cukup banyak kamu perempuan khususnya di Jawa yang menjadikan batik sebagai mata pencaharian.

Cara membuat kain batik sendiri adalah dengan melukis langsung di atas kain kapas atau kain mori berwarna putih, dengan cairan lilin dalam canting yang sudah diberi pewarna. Untuk motif yang lebih besar, biasanya menggunakan kuas agar cairan lilin meresap ke dalam serat kain secara maksimal.

Berbeda dengan batik tulis yang masih mempertahankan tekhnik batik tradisional, saat ini sudah dikenal adanya batik cap, yaitu menggunakan lempengan tembaga, hingga proses membuat batik menjadi jauh lebih singkat.

Saat ini, batik juga tak hanya menggunakan kain mori tetapi sudah diaplikasikan ke berbagai jenis kain dari poliester, rayon, kain sintetis bahkan hingga kain sutera.

Karena dianggap sebagai warisan budaya leluhur masyarakat Indonesia, saat ini kain batik sudah menjadi salah satu jenis pakaian nasional yang 'wajib' dikenakan dalam berbagai acara resmi dan formal.
Batik Tulis Cirebon, batik asli karya seniman Batik Trusmi
Untuk busa melihat langsung ragam corak batik khususnya Batik Cirebon Mega Mendung, bisa datang langsung ke sentra batik Trusmi Cirebon. Selain bisa membeli, pengunjung juga bisa melihat langsung proses pembuatan kain batik. mch/baim
-->
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »