ADVERTISEMENT

Search This Blog

Powered by Blogger.

Barongsai Singa Dangdut Sejarah Tarian Singa yang Melegnda Sejak Ribuan Tahun Silam

On August 18, 2019 with No comments

Barongsai Singa Dangdut adalah jenis tarian (singa) atraktif yang berasal dari Tiongkok (China) dan berkembang pesat di Indonesia. Barongsai jenis ini dimainkan bersama seni tradisinal Singa Dangdut, yang merupakan seni arak arakan yang berasal dari kesenian tradisional Sisingaan khas kabupaten Subang.
Sejarah Baringsai Tarian Singa asal negeri China Tiongkok yang masuk ke Indonesia
Barongsai dan Kesenian Singa Dangdut Pantura Subang
DOTGO.ID. Sejarah. Barongsai adalah jenis seni tari akrobatik yang sangat atraktif yang berasal dari negeri China (Tiongkok). Barongsai dimainkan oleh dua orang (biasanya pria) atau lebih yang memiliki kemampuan seni akrobatik cukup tinggi.

Sejarah Barongsai sendiri sudah ada sejak ribuan tahun silam, salah satunya berasal dari catatan kuno Dinasti Chin dari abad 3 Sebelum Masehi, yang diyakini sebagai tulisan kuno yang pertama kali memuat seni tradisional Barongsai tersebut.

Menurut berbagai catatan, atraksi Barongsai mulai sangat populer di zaman Nan-Bei atau dinasti Selatan dan Utara yang berkuasa di daratan China pada sekitar tahun 420 sampai 589 Masehi.

Kala itu, panglima perang Zhong Que membuat tiruan boneka berbentuk singa yang digerakan oleh dua atau beberapa prajurit. Boneka singa tersebut digunakan oleh pasukan Raja Song Wen untuk menakuti pasukan gajah dari negeri Lin Yi, yang dipimpin Raja Fan Yang.

Dengan boneka tiruan yang bentuk kepalanya menyerupai singa dan digerakan secara atraktif oleh pasukan Raja Song Wen, pasukan gajah dari negeri Lin Yi pun merasa ketakutan dan berhasil dipukul mundur.

Sejak itu, Barongsai pun menjadi salah satu jenis tarian akrobatik paling populer di seantero daratan China. Seiring berjalan waktu, Barongsai pun masuk ke Indonesia dan menjadi salah satu seni akrobatik populer di seluruh wilayah nusantara.

Tarian Singa atau Barongsai sendiri terdiri dari dua jenis yaitu Singa Barongsai Selatan dan Barongsai atau Singa Utara. Barongsai Selatan sendiri memiliki ciri menonjol yaitu bersisik (seperti ular), sementara Barongsai Utara memiliki bulu-bulu tebal yang sangat mirip dengan singa.

Di Indonesia, Barongsai Selatan yang bersisik ini lebih populer dari Barongsai Singa Utara (Peking Sai) yang memiliki ciri bulu bulu tebal menyerupai bulu (surai) singa. Meski demikian, secara umum keduanya tetap sangat populer di Indonesia.

Karena awalnya dimainkan oleh prajurit Tiongkok yang memiliki kemampuan akrobatik yang cukup mumpuni, tarian singa atau Barsongsai ini pun tetap dimainkan dengan berbagai seni akrobatik yang sangat atraktif.

Selain seni akrobatik, Barongsai juga sudah biasa menggelar atraksi yang cukup mengundang decak kagum seperti berjalan di atas balok kayu yang berdiri (tiang pancang), berjalan di atas tali, berjalan di atas bola, hingga beberapa gerakan lain yang terbilang sedikit ekstrim.

Di negara asalnya (China), Barongsai atau Tarian Singa ini juga menjadi seni aksi yang biasa dimainkan oleh para siswa di perguruan (silat) Shaolin, yang sudah memiliki kemampuan seni bela diri Kungfu cukup tinggi.

Di wilayah Subang khususnya di daerah Pantura, Tarian Singa Barongsai ini dipadu dengan kesenian tradisional Singa Dangdut. Saat ada parade seni Singa Dangdut (biasanya dalam resepsi khitan atau sunat), Barongsai juga akan turut serta.
Atraksi Putera Barongsai Muda di Muara Blanakan Subang
Selain ikut dalam arak arakan Singa Dangdut, Barongsai juga akan menggelar atraksi akrobatik di akhir parade. Barongsai yang cukup populer adalah Putera Barongsai Muda (PBM), yang sudah terbiasa kolaborasi dengan Singa Dangdut Subang.  mch
-->
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »