Buruh di Subang Akan Diliburkan 12 Hari, Tapi Pekerja dari Luar Subang Dilarang Pulang, Benarkah?

Buruh atau pekerja pabrik dan industri di wilayah Subang dikabarkan akan diliburkan selama 12 hari, sebagai langkah antisipasi makin meluasnya wabah corona virus COVID-19. Meski demikian, pekerja atau buruh yang berasal dari luar Subang tidak boleh pulang atau kembali ke daerahnya.
Buruh dan pekerja di seluruh wilayah Subang akan diliburkan
COVID-19 yang saat ini menjadi pandemi dan sebarannya makin meluas di berbagai wilayah di Indonesia, membuat banyak pihak lantas mengambil sikap sebagai langkah antisipasi.

Beberapa langkah pencegahan tersebut di antaranya adalah social distancing, atau isolasi mandiri di rumah. Warga dihimbau untuk tidak keluar rumah jika tak penting, dan dilarang membuat kegiatan yang melibatkan banyak orang (kerumunan).

Lalu bagaimana dengan para buruh dan pekerja yang di beberapa daerah seperti di wilayah Kabupaten Subang masih tetap masuk kerja seperti biasa?

Kabarnya Pemerintah Daerah Subang dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi akan segera mengambil sikap, yaitu akan meliburkan para karyawan, buruh dan pekerja di seluruh perusahaan yang ada di Subang.

Kabar tersebut terungkap setelah muncul surat edaran yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dr. H. Kusman Yuhana, M.SI.

Dalam surat edaran tersebut tertulis seluruh perusahaan baik milik pemerintah maupun swasta akan meliburkan pekerja selama 12 hari, terhitung sejak 6 April hingga tanggal 20 April 2020 mendatang.

Namun menurut hasil kesepakan LKS Tripartit tersebut, buruh atau pekerja yang berasal dari luar daerah Subang tidak boleh pulang atau kembali ke daerahnya.
Akhirnya keadilan buat pekerja datang juga,
Dikirim oleh Daus Cobra pada Selasa, 31 Maret 2020
Menurut seorang tokoh aktivis Pantura Subang Firdaus Gival, langkah tersebut adalah sebagai bentuk keadilan untuk pekerja.

"Akhirnya keadilan buat pekerja datang juga," tegas Firdaus Gival, yang akrab disapa Daus Cobra.
Hingga kini, buruh atau pekerja khususnya di pabrik dan industri yang ada di wilayah Subang memang masih tetap masuk kerja seperti biasanya.
Suasana bubar kerja di pabrik garment di Pantura Subang
Meski demikian, perusahaan juga sudah menerapkan prosedur standar cegah corona yaitu dengan cek suhu tubuh saat masuk pabrik, dan juga wajib kenakan masker di lingkungan kerja. baim
Soeara Rakjat Just Think of Reading, Writing and Vlogging! We Can Share Everything!

0 Response to "Buruh di Subang Akan Diliburkan 12 Hari, Tapi Pekerja dari Luar Subang Dilarang Pulang, Benarkah?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel