Gatotkaca Gugur Kisah Kematian Tragis Gatotkaca Ditangan Karna Dalam Perang Bharatayuda Bagian Keempat

Gatotkaca gugur dalam perang besar antara keluarga dinasti Kuru (Pandawa dan Korawa) di Padang Khurusetra pada malam hari ke-14. Gatotkaca yang perkasa, masih belum bisa menandingi senjata pusaka Indrasta Vasavi Shakti milik Karna, atau yang juga dikenal dengan sebutan pusaka Konta dalam budaya wayang Jawa.
Kisah Gugurnya Gatotkaca Ditangan Karna Dalam Perang Bharatayuda di Kurusetra
Gatotkaca Gugur Dalam Bharatayuda Melawan Karna
DOTGO.ID. Wayang. Gatotkaca yang maju menghadang pasukan Korawa yang akan kembali ke kemah, mengamuk dengan hebat hingga membuat pasukan Duryodana kocar kacir.

Untuk menghentikan amukan Gatotkaca, Karna lantas melepas senjata pusaka andalannya. Senjata Karna lantas menembus dada Gatotkaca hingga membuatnya jatuh dan tewas.

Dalam versi Jawa, senjata Karna ini ditangkap oleh Detya Kalabendana yang lalu mengejar Gatotkaca. Kalabendana lantas menusuk Gatotkaca dengan senjata milik Karna sambil berkata, "Ajalmu (Gatotkaca) sudah tiba."

Karena sudah menjadi ketentuan (takdir), Gatokaca pun rela mati asal ia juga bisa membunuh ribuan pasukan Korawa. Kalabendana lalu menusuk pusar Gatotkaca, untuk menyatukan senjata tombak Konta dan sarungnya.

Kalabendana lalu melempar tubuh Gatotkaca ke arah Karna. Kereta perang Karna hancur berkeping ke segala arah dan membunuh ribuan pasukan Korawa. Sementara Karna sendiri berhasil lolos.

Kematian Gatotkaca ini tentunya menjadi pukulan telak bagi Pandawa. Yudhistira, Bima, dan Arjuna meratap sedih menangisi kematian Gatotkaca.

Hanya Sri Kresna yang tersenyum penuh makna. Kresna tahu senjata sakti Karna sudah tak ada, dan tak bisa lagi digunakan saat berperang melawan Arjuna.

Dalam perang hari berikutnya setelah kematian Resi Bisma, Karna lalu maju menjadi panglima perang Korawa berhadapan dengan panglima perang dari Pandawa, Arjuna. Karna akhirnya tewas ditangan Arjuna.

Dalam dunia wayang Jawa, Gatotkaca sendiri menjadi sangat sakti karena diasuh oleh para dewa khusunya Resi Narada di Kahyangan. Selain mendapat berbagai macam ilmu, para dewa juga memberi busana  Kadewatan pada Gatotkaca.

Saat kembali ke dunia marcapada, para dewa membekali Gatotkaca dengan beberapa baju pusaka kadewatan seperti Kotang (rompi) Antakusuma, Selendang Basunanda, dan juga sandal atau terumpah Padakacarma.

Karenanya, Gatotkaca pun menjelma menjadi ksatria pilih tanding. Hanya senjata para dewa salah satunya Indrasta (senjata dewa Indra) bernama Vasavishakti, atau senjata tombak pusaka Konta (versi wayang Jawa) yang bisa mengalahkannya.

Dan itulah sebabnya Gatotkaca hanya bisa dikalahkan oleh Karna Raja Anga, atau Adipati Awangga dalam versi wayang Jawa. Negeri Anga atau Awangga adalah sekutu utama Korawa dalam perang Bharatayuda.
Gatotkaca Dadi Raja Lakon Wayang Kulit
Dalam dunia Wayang Jawa, Gatotkaca sendiri digambarkan sebagai seorang ksatria yang menyerupai superhero. Ia mampu terbang, tak mempan senjata, dan memiliki kekuatan yang sangat luar biasa. Kembali ke bagian 1
Soeara Rakjat Just Think of Reading, Writing and Vlogging! We Can Share Everything!

0 Response to "Gatotkaca Gugur Kisah Kematian Tragis Gatotkaca Ditangan Karna Dalam Perang Bharatayuda Bagian Keempat"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel