Kisah Kelahiran Gatotkaca yang Mendapat Ilmu Kesaktian dari Para Dewa di Kawah Candradimuka Bagian Ketiga

Arjuna yang sedang bertapa untuk mendapat senjata sakti para dewa yang akan bisa memutus ari-ari Jabang Tutuka Gatotkaca, lantas bertemu dengan Resi Narada, Duta Kahyangan. Tapi sayang, oleh Resi Narada senjata Konta sudah diberikan kepada Karna secara tidak sengaja.

Wayang. Resi Narada Kubayan Dewa yang mendapat titah dari Batara Guru, lantas turun ke Buana Panca Tengah atau Marcapada, yaitu alam manusia.

Sebelumnya dikisahkan, Resi Narada mendapat titah dari Hyang Manikmaya Batara Guru, untuk menyerahkan senjata Konta kepada Arjuna.

Sayangnya, niat Hyang Narada yang ingin menemui Arjuna dan menyerahkan senjata Konta, diketahui oleh Batara Surya yang merupakan Dewa Matahari dalam mitologi Hindu.

Batara Surya merasa iri jika senjata Konta yang sangat sakti ini jatuh ke tangan Arjuna. Dewa Surya menginginkan agar Senjata Konta bisa dimiliki oleh puteranya yaitu Karna atau Radea.

Saat Resi Narada hendak turun ke bumi, secara kebetulan Karna juga sedang bertapa untuk menambah ilmu dan kesaktiannya.

Saat itulah Surya Sang Dewa Matahari mengeluarkan sinar yang sangat terang, hingga Resi Narada merasa sangat silau dan menyangka Karna adalah Arjuna.

Terlebih, Karna dan Arjuna sangat mirip karena memang kakak beradik, hanya pakaiannya saja yang sedikit berbeda.

Resi Narada lantas menyerahkan senjata Konta, dan Karna pun bergegas pergi setelah menerima senjata sakti tersebut.

Setelah melihat dengan jelas pakaian yang dikenakan Karna, Resi Narada segera sadar akan kekeliruannya, lalu bergegas menemui Arjuna dan menceritakan semuanya.

Arjuna pun langsung mengejar Karna, dan saat bertemu keduanya langsung terlibat perang tanding yang sengit.

Dalam Mahabharata maupun versi Wayang Jawa, Karna dikisahkan memiliki kesaktian luar biasa karena ia adalah putera dari Dewa Surya.

Sementara Arjuna juga tak kalah hebat, karena memang memiliki berkah dan tuah kesaktian dari Dewa Indra, Panglima Perang  Kahyangan.

Pada suatu kesempatan, Arjuna berhasil merebut senjata Konta namun hanya memegang bagian ujungnya. Sementara bagian tangkai (gagang) senjata Konta tetap dipegang Karna.

Terjadilah tarik menarik dengan kuat, Arjuna berhasil mendapat sarung senjata Konta, sedang Karna mendapat isinya. Dengan cepat, Karna lantas melarikan diri dan menghilang.

Arjuna yang hanya mendapat sarung senjata Konta merasa kecewa, namun Resi Narada dan Lurah Semar Badranaya meyakinkan bahwa sarung senjata Konta yang terbuat dari kayu Mastaba ini akan bisa memutus tali pusar atau ari-ari Jabang Tetuka, Gatotkaca.

Dalam versi Wayang Jawa, Ki Semar sendiri adalah anak pertama Sang Hyang Tunggal. Semar adalah cucu dari Sang Hyang Wenang.

Gatotkaca Lahir/Jabang Tutuka:

Semar yang memiliki nama asli Sang Hyang Ismaya ini diberi tugas untuk ikut menjaga ketertiban dunia bersama Sri Kresna. Sementara adiknya yaitu Manikmaya atau Batara Guru, diberi tugas menjadi raja para dewa di Kahyangan.

Gatotkaca Menjadi Raja/Brajamusti gugat - Cakra Baskara
Arjuna dan Ki Semar lantas bergegas kembali menuju Keraton Plawangan di Negeri Pringgandani. Sementara di Pringgandani, Bima dan Basudewa Sri Kresna sedang menunggu dengan sabar. Lanjut ke bagian 4

Soeara Rakjat Just Think of Reading, Writing and Vlogging! We Can Share Everything!

0 Response to "Kisah Kelahiran Gatotkaca yang Mendapat Ilmu Kesaktian dari Para Dewa di Kawah Candradimuka Bagian Ketiga"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel